Cegah Potensi Bahaya, BPBD Bontang Pangkas Dua Pohon di Berbas Pantai

Redaksi Radarkaltim
2 Min Read

BONTANG -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, mengeksekusi pemangkasan dua pohon di Jalan Melawai RT 23, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk mencegah potensi bencana akibat pohon tumbang yang dapat membahayakan masyarakat.

Dari pantauan di lokasi, dua pohon yang dipangkas memiliki kondisi berbeda. Pohon pertama berada di tepi jalan unum dengan kondisi tajuk yang terlalu rimbun hingga mendekati jaringan kabel. Sementara, satu pohon lainnya berada di dalam gang permukiman dan dieksekusi karena usianya yang sudah tua sehingga dinilai berisiko membahayakan warga.

Kepala Pelaksanan BPBD Kota Bontang, Usman menyampaikan, bahwa penanganan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan agar potensi bencana dapat diminimalkan sebelum menimbulkan korban maupun kerugian.

“Kami sengaja meminta pohon ini dipangkas dan membuang bagian-bagian yang kira-kira berbahaya. Pohon yang terlalu rindang juga berisiko karena banyak kabel di sekitarnya,” ujar Usman.

Kata dia, dalam pelaksanaannya, BPBD Bontang kembali menggandeng Dinas Perhubungan. Kerja sama itu diperlukan, karena BPBD Bontang belum memiliki kendaraan skylift atau crane untuk menjangkau bagian atas pohon.

Baca Juga:  15 Syarat Harus Dipenuhi dalam Pendirian Rumah Sakit Hewan di Bontang

“Kalau eksekusi kami selalu bekerja sama dengan Perhubungan karena kami membutuhkan bantuan mobilnya. BPBD belum memiliki mobil crane, sehingga penanganan dilakukan bersama,” tambahnya.

Khusus pohon yang berada di dalam gang, kata Usman, lokasi tersebut sebenarnya sudah pernah dilaporkan warga sekitar tahun lalu. Namun, saat itu proses penanganan belum dapat dilakukan lantaran jaringan kabel listrik dan telekomunikasi saling bertumpuk sehingga berisiko jika dilakukan pemangkasan.

Pihaknya menyerahkan penyelesaian penataan jaringan kabel kepada pihak kelurahan terlebih dahulu. Setelah dinilai aman, pohon dieksekusi untuk mengurangi potensi bahaya di kawasan permukiman.

“Pihak PLN datang untuk bagaimana membantu mengamankan kabel-kabel di lokasi,” terangnya.

TAGGED:
Share This Article