BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, mendata tiga peristiwa banjir yang terjadi selama periode Januari hingga Mei 2026.
Meski seluruh peristiwa banjir bisa ditangani dan genangan tidak berlangsung lama, kejadian tersebut sempat mengganggu aktivitas warga di beberapa titik.
Kepala Pelaksanan BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail mengatakan, kejadian pertama terjadi pada Januari yakni banjir tadah hujan yang berlangsung selama dua hari.
Adapun wilayah yang berimbas, diantaranya Kelurahan Guntung, Gunung Elai, Berbas Tengah, Berbas Pantai, dan Kelurahan Belimbing.
“Genangan disebabkan karena tingginya intensitas hujan yang menyebabkan air mengumpul,” ujarnya.
Pada periode Februari, BPBD Bontang kembali menangani banjir gang terjadi selama satu hari. Genangan itu berada di Jalan Tari Enggang Kelurahan Guntung, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Catur Kelurahan Api-api.
Petugas diterjunkan untuk memantau perkembangan debit air, sekaligus membantu dan memastikan kondisi warga yang terdampak tetap aman.
“Ada tiga kawasan yang terdampak pada peridoe Februari,” tambahnya.
Sementara pada Mei, banjir kembali menggenangi kawasan Jalan Tari Enggang, Kelurahan Guntung. Menurut Ismail, lokasi ini menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi kembali tergenang saat intensitas jujan tinggi.
Pun pihaknya mengimbau, masyarakat tetap waspada saat hujan deras terjadi. “Upaya mitigasi juga terus dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait agar risiko banjir dapat ditekan,” tutupnya.
