Perkelahian Berdarah di Pos Damkar Bontang, 2 Petugas Dilarikan ke RS

Redaksi Wy
2 Min Read

BONTANG – Dua petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang terlibat perkelahian di pos pelayanan Kelurahan Loktuan, Senin (31/8/2026) malam.

Insiden tersebut bermula dari cekcok saat pergantian shift. Persoalan dipicu masalah perlengkapan kerja yang dinilai tidak dibersihkan dengan baik setelah digunakan.

Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin mengatakan, teguran dari petugas yang baru datang membuat situasi memanas hingga terjadi perkelahian.

“Masalah karena tidak bersih saja mencuci perlengkapan. Terus petugas lainnya komplain. Lelah karena habis bertugas, emosi tidak mereda,” ujarnya.

Dalam perkelahian tersebut, salah seorang petugas menggunakan sangkur yang biasa dibawa saat bertugas malam untuk berjaga. Akibat kejadian itu, dua orang mengalami luka.

Salah satu korban mengalami luka di bagian dada, sedangkan petugas lain yang berusaha melerai mengalami luka di bagian paha. Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Amiluddin membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut kedua petugas yang terlibat merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pasca kejadian, kedua pihak sepakat berdamai dan tidak membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Meski demikian, keduanya telah mendapatkan peringatan keras serta sanksi disiplin dari pihak Disdamkartan Bontang.

Baca Juga:  Kasus SPK Palsu, Wakil Wali Kota Bontang Kumpulkan Seluruh Kepala OPD

Amiluddin juga menegaskan sangkur yang digunakan bukan senjata yang sengaja dipersiapkan untuk menyerang, melainkan perlengkapan yang biasa dibawa petugas shift malam untuk berjaga.

“Sudah damai. Sangkur yang dibawa juga bukan sajam yang bagaimana. Itu untuk mereka berjaga saja,” pungkasnya.

Share This Article