BONTANG – Sebanyak 19 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Senin (1/6/2026) pagi.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Melalui momentum tersebut, Kepala Pelaksanan BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Yasur menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas penanggulangan bencana.
Menurutnya, nilai dasar Pancasila, terutama sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Persatuan Indonesia, menjadi landasan utama dalam setiap tugas kebencanaan. Karena itu, personel BPBD dituntut mengedepankan prinsip kemanusiaan dalam setiap penanganan bencana tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.
“Dalam penanggulangan bencana, seluruh personel harus memberikan pertolongan kepada siapa pun yang membutuhkan,” ujarnya.
Yasur menambahkan, semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila juga tercermin dalam pola kerja BPBD Bontang, yang mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Mulai dari instansi pemerintah, unsur TNI dan Polri, relawan, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat respons kebencanaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.
“Semangat ini memperkuat kerja tim dan kesatuan dalam menghadapi tantangan kebencanaan,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat, untuk terus menjaga persatuan serta meningkatkan kesiapsiagaan sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi berbagai potensi bencana di Kota Bontang.
“Harapan semua ini, tentunya personel BPBD bisa jadi contoh dalam mengamalkan pancasila,” tutupnya.
