BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menyarankan anak mengikuti pendidikan pra sekolah minimal satu tahun sebelum masuk Sekolah Dasar (SD).
Kebijakan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari penerapan program Wajib Belajar 13 Tahun sekaligus tahap persiapan dasar agar anak lebih siap mengikuti proses pembelajaran di bangku SD.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan pendidikan TK atau PAUD formal memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan belajar anak sejak usia dini.
Menurutnya, program wajib belajar 13 tahun menjadi bentuk intervensi pemerintah agar anak memperoleh pendidikan secara bertahap dan terstruktur sejak pra sekolah.
“Kenapa anak-anak ketika mau masuk SD itu sebaiknya juga wajib di TK dulu, supaya ada pengenalan dan persiapan kemampuan dasar,” ungkapnya.
Safa Muha menjelaskan, selama berada di jenjang TK atau PAUD formal, anak mulai dikenalkan dengan berbagai kemampuan dasar seperti huruf, angka, warna, bentuk, hingga cara memegang pensil dengan benar.
Selain itu, anak juga mulai dilatih untuk mandiri dan beradaptasi dengan lingkungan sosial.
“Anak-anak juga belajar memakai sepatu sendiri, makan sendiri, berani berbicara, dan terbiasa berinteraksi dengan teman sebayanya,” jelasnya.
Meski dalam struktur kurikulum PAUD kemampuan membaca, menulis, dan berhitung atau calistung tidak diwajibkan, Safa menilai anak tetap perlu memiliki kemampuan dasar sebelum masuk SD.
Menurutnya, materi pembelajaran di kelas 1 SD saat ini sudah cukup kompleks sehingga kesiapan dasar anak menjadi penting agar tidak mengalami kesulitan belajar.
“Minimal anak-anak sudah punya dasar membaca dan menghitung. Karena kenyataan struktur kurikulum SD itu masuk kelas 1 saja sudah model materinya analisis,” terang Abdu Safa Muha.
Program Wajib Belajar 13 Tahun sendiri terdiri dari satu tahun pendidikan pra sekolah, enam tahun SD, tiga tahun SMP, dan tiga tahun SMA sederajat.
Melalui kebijakan tersebut, Disdikbud berharap kualitas kesiapan belajar anak di Kota Bontang dapat semakin meningkat sejak usia dini.
