BONTANG – Perayaan hari jadi ke-23 RSUD Taman Husada Bontang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh keluarga besar rumah sakit untuk kembali meneguhkan komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Direktur RSUD Taman Husada, dr. Suhardi, dalam sambutannya menekankan rasa syukur atas kesehatan dan kemampuan yang masih Allah titipkan, sehingga seluruh pegawai dapat terus menjalankan tugas pelayanan dengan optimal.
“Kita masih diberi nikmat sehat, kemampuan, dan kesempatan untuk bekerja serta mengabdi di rumah sakit ini. Itu harus kita syukuri,” ucapnya saat membuka acara, Rabu (12/11/2023).
Kegiatan ini turut dihadiri para dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, tenaga kesehatan, dan jajaran manajemen. Selain seremoni, acara juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi bagi para pemenang lomba video pendek tentang edukasi kesehatan dan pelayanan.
dr. Suhardi menyampaikan selamat sekaligus terima kasih atas kreativitas para peserta yang turut membantu menyebarkan pesan-pesan kesehatan melalui karya digital.
Mengulas perjalanan panjang RSUD Taman Husada, dr. Suhardi menggambarkan usia 23 tahun sebagai fase yang masih penuh energi dan peluang untuk melangkah lebih jauh.
“Kalau dianalogikan manusia, umur 23 itu masa-masa produktif, sudah mulai bekerja, dan semangatnya masih membara. Saya berharap energi itu juga tercermin di seluruh pegawai RSUD,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan penghargaan kepada para pimpinan terdahulu yang telah meletakkan fondasi perkembangan RSUD Taman Husada sejak tahun-tahun awal berdirinya. Nama-nama seperti dr. Gusti (mulai 2002), dr. Retno, hingga dr. Agustin disebutnya sebagai tokoh yang berperan besar dalam membangun rumah sakit hingga seperti sekarang.
“Saya hanya melanjutkan apa yang telah dirintis para pendahulu. Dari tangan beliau-beliau inilah rumah sakit ini tumbuh dan berkembang,” katanya.
Menutup sambutannya, dr. Suhardi mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kekompakan dan menjaga semangat pelayanan. Ia juga berharap usia ke-23 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Alhamdulillah, saya tidak tahu persis di awal berapa jumlah pegawainya, tapi sekarang kita sudah hampir 680 orang. Semoga dengan sumber daya ini kita bisa semakin maju,” pungkasnya.
