Bontang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang menargetkan peningkatan status dari kelas Madya menuju kelas Utama. Langkah ini sejalan dengan komitmen manajemen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu layanan, sarana, dan sumber daya manusia sesuai standar Kementerian Kesehatan.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pemetaan kebutuhan layanan dan fasilitas medis untuk mendukung target tersebut. Salah satu fokus utama ialah penguatan di bidang pelayanan jantung yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Di atas Madya masih ada potensi beberapa layanan bisa jadi utama, salah satunya layanan jantung. Namun, tentu kita melihat kemampuan anggaran yang ada terlebih dahulu untuk pemenuhan alat kesehatan,” ujar dr. Suhardi.
Ia menjelaskan, pengembangan layanan dilakukan secara bertahap, dengan memperhatikan kesiapan alat kesehatan, tenaga medis spesialis, serta regulasi yang berlaku. Selain jantung, beberapa layanan lain juga tengah disiapkan agar sesuai dengan klasifikasi rumah sakit kelas Utama.
“Selain dari sisi pelayanan, kami juga terus memperbaiki sarana dan prasarana. Dari SDM, akan kita lengkapi sesuai kebutuhan minimal regulasi Kemenkes. Targetnya, RSUD Bontang bisa memenuhi 24 layanan standar untuk menuju kelas Utama,” tambahnya.
dr. Suhardi menekankan, peningkatan kelas rumah sakit bukan hanya soal status, tetapi juga komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ia berharap dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dapat mempercepat terwujudnya transformasi layanan kesehatan di Kota Bontang.
“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik dan berkualitas. Itu tujuan utama kami,” tutupnya.
