BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus memperkuat kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 melalui pembekalan bagi operator dan staf sekolah.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan satuan pendidikan, khususnya operator dan panitia pelaksana SPMB, agar mampu menjalankan proses penerimaan peserta didik baru secara optimal.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman komprehensif terkait alur pendaftaran, penggunaan aplikasi, hingga tahapan verifikasi dan validasi data calon peserta didik.
Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparudin, menyampaikan bahwa kesiapan SDM menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB di lapangan. Sinergi antara dinas, sekolah, dan operator dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
“Pembekalan ini dilakukan agar seluruh pihak dapat menjalankan peran sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, sehingga pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan optimal, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam proses penerimaan peserta didik baru. Selain meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, penggunaan sistem digital juga dinilai mampu meminimalisasi potensi kecurangan.
Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kota Bontang berharap seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan proses SPMB secara profesional, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
“Diharapkan seluruh unsur, baik dinas, sekolah, maupun operator, dapat bekerja sama dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi terselenggaranya proses penerimaan murid baru yang berkualitas dan berintegritas,” tutupnya.
