BONTANG – Seorang pemuda di Kelurahan Loktuan, Bontang, menjadi korban serangan buaya saat hendak buang air besar (BAB) di belakang rumahnya, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.
Korban diketahui berinisial Fe (23), warga RT 26 Jalan RE Martadinata, Kelurahan Loktuan. Ia mengalami luka serius di bagian betis kanan setelah digigit buaya dan harus mendapatkan 30 jahitan.
Informasi ini disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri. Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat korban keluar rumah untuk BAB karena fasilitas WC miliknya dalam kondisi rusak.
“Korban hendak jongkok di belakang rumah. Tiba-tiba buaya yang diduga sudah mengintai langsung menerkam dari belakang,” ujar Aiptu Bambang dikutip dari Klikkaltim.com.
{{2}}
Akibat serangan mendadak tersebut, korban sempat terseret ke dalam air laut. Beruntung, Fe masih dalam kondisi sadar dan berusaha melawan. Dalam kondisi menahan sakit, ia menendang tubuh buaya hingga akhirnya gigitan predator tersebut terlepas.
“Korban tidak sempat berteriak. Dia seorang diri melawan buaya yang ukurannya cukup besar. Jarak rumah ke air hanya sekitar 50 sentimeter, dan saat itu kondisi air laut memang sedang pasang,” tambahnya.
Setelah berhasil melepaskan diri, korban langsung naik kembali ke rumah dan mendapatkan pertolongan. Saat ini Fe tengah menjalani perawatan intensif di RS PKT Bontang.
Pihak kepolisian dan aparat kelurahan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar perairan laut, terlebih ketika kondisi air sedang tinggi.
“Kami minta warga lebih waspada. Ancaman buaya ini nyata dan bisa terjadi kapan saja. Semoga tidak ada lagi korban berikutnya,” pungkas Aiptu Bambang. (*)
