Penemuan Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Mahakam, Identitas Korban Masih Ditelusuri Polisi

Redaksi Wy
3 Min Read
SAMARINDA – Penemuan mayat perempuan mengapung di Sungai Mahakam, kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, menggegerkan petugas di sekitar lokasi, Selasa (27/10/2026) pagi.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas perempuan tersebut dan mendalami penyebab kematiannya. Petugas juga belum memastikan apakah terdapat unsur tindak kekerasan dalam peristiwa tersebut.

 

Mayat itu pertama kali diketahui oleh Toto, petugas keamanan PT Orimba Alam Kreasi, saat sedang berjaga di pos pengamanan. Awalnya, seorang rekannya meminta Toto memastikan benda mencurigakan yang terlihat di sungai.

 

Setelah mengamati dari pos, Toto mendapati benda tersebut menyerupai tubuh manusia. Ia kemudian menghubungi posko untuk melaporkan temuannya, sebelum sejumlah petugas bergerak menuju lokasi.

 

“Saya lihat memang kayak mayat, makanya saya pastikan itu mayat, saya langsung kontak ke posko,” ujar Toto.

 

Saat ditemukan, tubuh korban mengapung sekitar 10 meter dari tepian Sungai Mahakam. Petugas kemudian menggunakan tali untuk menarik jenazah hingga ke pinggir sungai agar dapat dievakuasi.

Baca Juga:  Polsek Samarinda Kota Ungkap Kasus Curanmor, Dua Pelaku Diamankan

 

Berdasarkan pakaian yang dikenakan, korban diduga berjenis kelamin perempuan. Namun, Toto mengaku tidak mengenali sosok tersebut dan tidak mengetahui identitas maupun asal-usulnya.

 

Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Joko Wahyudi, mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 08.00 WITA.

 

Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi dan melakukan penanganan bersama petugas terkait. Jenazah selanjutnya dievakuasi oleh Tim Inafis dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Menurut Joko, penyebab kematian korban belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui kondisi jenazah dan mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

 

“Ini masih kita dalam penyelidikan. Nanti bila terdapat tindakan kekerasan, kepolisian akan menyelidiki lebih lanjut,” kata Joko.

 

Selain melakukan pemeriksaan terhadap jenazah, polisi juga mengumpulkan informasi dari warga di sekitar lokasi penemuan.

 

Sejumlah warga menyebut perempuan tersebut diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap terlihat berkeliaran di kawasan tersebut. Namun, informasi itu masih sebatas dugaan dan belum dapat memastikan identitas korban.

Baca Juga:  atpolairud Polresta Samarinda Tangkap Pelaku Premanisme di Sungai Mahakam, Satu Bawa Badik Saat Coba Rampas BBM Kapal

 

Polisi juga belum menerima laporan orang hilang yang diketahui berkaitan dengan penemuan jenazah tersebut. Meski demikian, pengecekan akan dilakukan ke sejumlah polsek untuk mencari kemungkinan adanya laporan dari keluarga yang sedang mencari anggota keluarganya.

 

“Belum ada laporan juga, tapi kita nanti terus cek untuk di polsek-polsek siapa tahu ada laporan orang hilang seperti itu,” pungkas Joko.

 

Hingga saat ini, identitas korban dan penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan kepolisian. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.

Share This Article