BONTANG – Layanan rehabilitasi medik di RSUD Taman Husada Bontang, menangani berbagai kondisi yang menyebabkan gangguan fungsi dan keterbatasan aktivitas pasien.
Salah satu cakupan layanan yang ditangani yakni kasus neuromuskular, termasuk pada pasien setelah mengalami stroke. Rehabilitasi diberikan untuk membantu pasien meningkatkan kembali kemampuan fungsional, seperti berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari.
“Kalau neuromuskular itu misalnya gangguan pada pasien stroke, gangguan jalan, gangguan bicara, gangguan membina diri. Jadi gangguan-gangguan yang berhubungan dengan penyakit saraf,” ujar Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, RSUD Taman Husada Bontang, Rahmawaty Dian, Jumat (7/8/2026)
Ia menjelaskan, tujuan utama rehabilitasi medik lebih berfokus pada fungsi pasien. Artinya, terapi diberikan sesuai dengan kemampuan yang mengalami gangguan agar pasien dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih optimal dan mandiri.
“Fungsi itu kemampuan pasien, misalnya fungsi berjalan, kemudian mengatur aktivitas harian. Jadi tujuannya sebenarnya lebih ke fungsi,” tambahnya.
Selain kasus neuromuskular, Dokter Dian juga menyebut bahwa rehabilitasi medik juga mencakup kasus muskuloskeletal, seperti nyeri lutut dan nyeri pinggang.
Ada juga kasus kardiorespirasi, yakni gangguan fungsi pada pasien dengan penyakit jantung atau gangguan pernapasan.
“Kalau muskuloskeletal itu misalnya ada nyeri lutut, nyeri pinggang. Kemudian kardiopulmonal itu pada pasien misalnya gangguan jantung, pasien gangguan sesak napas, seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronis ayau tuberkulosis yang mengalami gangguan pernapasan,” terangnya.
Lanjutnya, layanan rehabilitasi medik juga mencakup kasus pediatri atau anak, terutama kondisi yang berkaitan dengan tumbuh kembang dan menyebabkan gangguan fungsi. Sementara pada kelompok geriatri, layanan diberikan bagi lansia yang mengalami keterbatasan aktivitas akibat kondisi tertentu.
Selain itu, terdapat pula cakupan rehabilitasi untuk cedera olahraga atau sport. Penanganan disesuaikan dengan kondisi pasien dan jenis gangguan fungsi yang dialami.
“Cakupannya ada muskuloskeletal, neuromuskuler, kardiorespirasi, pediatri, geriatri, kemudian sport untuk cedera olahraga,” jelasnya.
Dokter Dian menyebut, berbagai cakupan layanan tersebut sudah dapat dilakukan di RSUD Taman Husada Bontang. Namun, jenis terapi dan program rehabilitasi tetap disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing pasien.
“Di RSUD Takan Husada semua sudah kita lakukan. Bukan berarti semua kasus pasti ada, tetapi untuk layanannya kita bisa lakukan,” tutupnya.
