Siaga Bencana Sejak Dini, BPBD Bontang Gelar Sosialisasi dan Simulasi di SDN 013 Bontang Selatan

Redaksi Radarkaltim
2 Min Read

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, menggelar sosilisasi dan simulasi kebencanaan di SDN 013 Bontang Selatan, Rabu (15/7/2026) pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak dini, sekaligus membekali siswa dengan pengetahuan dasar menghadapi situasi darurat melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Kepala Paksanan BPBD Bontang, Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail menyampaikan, edukasi sejak usia sekolah menjadi salah satu langkah penting dalam membangun masyarakat tangguh bencanan. Karena itu, kolaborasi dengan satuan pendidikan untuk memperkuat kesiapsiagaan warga sekolah.

“Kolaborasi ini agar anak-anak memahami bahaimana menghindari risiko kebencanaan. Belajar sambil bermain mengenai cara menghadapi situasi bencana,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Kata dia, materi mengenai program SPAB berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33 tahun 2019.

Regulasi ini menjadi dasar penyelenggaraan sekolah aman untuk melindungi peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta sarana prasarana sekolah dari dampak bencana, baik situasi normal, darurat, hingga pascabencana.

Baca Juga:  Dalam 16 Bulan, DPM-PTSP Bontang Terbitkan 99 SIP Dokter dan Dokter Gigi

Ia pun berharap, edukasi dan simulasi yang disampaikan oleh personel BPBD akan terus diperluas agar semakin banyak sekolah di Bontang memiliki busaya siaga dan mampu merespon bencana secada cepat, tepat, dan terkoordinasi.

“Program SPAB berfokus pada tiga pilar utama, yakni sarana prasarana aman, manajemen bencana di sekolah, dan pendidikan pengurangan risiko bencana,” terangnya.

Selama kegiatan, puluhan siswa diajak mengenali berbagai potensi bencana dan bagaimana langkah penyelamatan diri melalui simulasi yang dikemas dengan interaktif. Metode bermain sambil belajar dipilih agar materi mitigasi bencana lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Share This Article