BONTANG — Tim Promosi Kesehatan (Promkes) RSUD Taman Husada Bontang kembali melaksanakan kegiatan rutin penyuluhan kesehatan bagi pasien dan keluarga. Kali ini, kegiatan digelar di lantai 2 Gedung Bengkirai dengan suasana yang nyaman dan kondusif.
Materi edukasi disampaikan oleh dr. Dian Ariani Tarigan, yang memberikan penjelasan menyeluruh mengenai bahaya merokok, mulai dari dampaknya terhadap kesehatan paru-paru, risiko penyakit kronis, hingga pengaruhnya terhadap kualitas hidup sehari-hari.
Peserta penyuluhan terlihat sangat antusias. Mereka menyimak penjelasan dengan penuh perhatian dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Suasana semakin hidup ketika peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai cara berhenti merokok dan langkah pencegahan penyakit akibat asap rokok.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan edukatif ini.
“Penyuluhan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Rokok masih menjadi faktor risiko besar bagi penyakit kronis seperti paru-paru, jantung, hingga kanker. Kami ingin memastikan pasien dan keluarga mendapatkan pemahaman yang benar agar mampu melindungi diri dan orang terdekat,” ujar dr. Suhardi.
Ia menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan salah satu fokus RSUD dalam mendukung upaya pencegahan penyakit.
“Kami tidak hanya memberikan pelayanan kuratif, tetapi juga berkomitmen kuat pada promotif dan preventif. Semakin banyak masyarakat yang paham bahaya rokok, semakin besar peluang kita menciptakan generasi yang lebih sehat,” tambahnya.
Melalui kegiatan rutin ini, RSUD Taman Husada berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan—khususnya dalam mencegah risiko yang ditimbulkan oleh rokok—dapat terus meningkat.
