Bontang – Pembangunan besar-besaran akan dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Kalimantan Timur mulai tahun depan. Anggaran yang digelontorkan mencapai setengah triliun atau berkisar di Rp 575 miliar.
Rencananya Pemkot Bontang akan melakukan pembangunan dengan skema multiyears contract atau tahun jamak. Adapun ketiga proyek di Kota Bontang tersebut antara lai, Pembangunan Polder Kelurahan Kanaan, Bontang Barat Rp 175 miliar, kemudian pembangunan jalan layang atau fly over Bontang Kuala Rp 200 miliar dan terakhir pembangunan rumah sakit senilai Rp 200 miliar.
Proyek ini digadang menjadi solusi untuk mengatasi persoalan di kota, Proyek Kolam Polder Kanaan berfungsi untuk menampung limpasan air dari hulu sungai Bontang. Sehingga debit air dari hulu bisa dikontrol.
Sedangkan, pembangunan fly over atau jalan layang di Kelurahan Bontang Kuala menjadi solusi menangkal dampak bajir rob yang merendam akses utama masyarakat saat air pasang.
Kemudian pembangunan rumah sakit untuk memberikan layanan medis yang lebih maksimal kepada warga Bontang, sebab saat ini butuh tambahan ruang inap.
” Awal tahun sudah mulai lelang secara terbuka,” ucap Neni Moerniaeni kepada Klik Kaltim, Senin (12/5/2025).
Neni menerangkan untuk mewujudkan program itu akan memangkas anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran. Seperti program Bimbingan Teknis, perjalanan dinas ASN, dan kegiatan seremonial atau event.
Sementara untuk anggaran rutin seperti Mandatory spending yang dikhususkan 20 persen pendidikan, 30 persen belanja pegawai, kesehatan 10 persen dan infrastruktur 25 persen masih terus berjalan.
“Kalau yang rutin tidak ada. Tapi kami efesiensi. Sedangkan Bimtek akan ditiadakan kalau yang tidak urgent,” sambungnya. (*)
