BONTANG – RSUD Taman Husada Bontang terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satunya dilakukan dengan menyediakan empat kanal digital yang dapat dimanfaatkan pasien maupun keluarga pasien untuk menyampaikan keluhan, kritik, saran, hingga penilaian terhadap pelayanan rumah sakit.
Keberadaan kanal tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. Masyarakat cukup memindai kode QR yang telah disediakan, kemudian memilih kanal sesuai dengan kebutuhan.
Petugas Informasi dan Pelayanan Publik (PIPP) RSUD Taman Husada Bontang, Renanthera Vidya Dara, menjelaskan bahwa setiap kanal memiliki fungsi yang berbeda sehingga masyarakat dapat menyampaikan masukan melalui sarana yang sesuai.
Kanal pertama adalah Pengaduan Pelanggan yang diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan, kritik, maupun saran terkait pelayanan RSUD Taman Husada Bontang.
“Kanal pertama, Pengaduan Pelanggan untuk masyarakat yang ingin menyampaikan kritik dan saran sebagai bahan perbaikan pelayanan RSUD Taman Husada,” kata Renanthera.
Selanjutnya, tersedia Kuesioner Kepuasan Pelanggan yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien maupun masyarakat setelah memperoleh pelayanan di RSUD Taman Husada Bontang.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai sarana untuk memberikan penilaian terhadap kualitas pelayanan publik yang diterima.
“Selanjutnya ada Survei Kepuasan Masyarakat atau SKM. Kanal ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memberikan penilaian terhadap pelayanan publik yang diberikan RS,” jelasnya.
Adapun kanal keempat adalah KESSAN BPJS Kesehatan. Kanal tersebut dapat digunakan pasien untuk menyampaikan kesan dan pesan terkait pelayanan BPJS Kesehatan selama memperoleh pelayanan di RSUD Taman Husada Bontang.
Menurut Renanthera, penyediaan empat kanal tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai sarana pengaduan. Setiap masukan yang diterima menjadi bagian dari evaluasi rumah sakit untuk mengetahui pengalaman pasien dan keluarga selama mendapatkan pelayanan.
Masukan masyarakat juga dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki sekaligus mempertahankan pelayanan yang telah dinilai baik.
Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kanal digital tersebut secara aktif, baik ketika menemukan hal yang perlu diperbaiki maupun saat menerima pelayanan yang dinilai sudah baik.
RSUD Taman Husada Bontang menilai keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Kritik, saran, maupun apresiasi yang disampaikan dapat membantu rumah sakit menyesuaikan pengembangan layanan dengan kebutuhan pengguna.
“Kritik, saran, maupun apresiasi dari pasien dan keluarga pasien dapat menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kami di RS semakin baik, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
