Jalan Sangatta-Rantau Pulung Direkonstruksi, Pemkab Kutim Kucurkan Rp43,5 Miliar

Redaksi Wy
3 Min Read
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengalokasikan anggaran Rp43,5 miliar untuk rekonstruksi jalan poros Sangatta-Rantau Pulung. Penanganan jalan sepanjang kurang lebih enam kilometer tersebut dilakukan secara bertahap melalui skema tahun jamak atau multiyears 2026-2027.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Tabrani Aji, mengatakan pekerjaan mencakup pembangunan jalan menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement sepanjang sekitar empat kilometer. Selain itu, terdapat penanganan kerusakan melalui metode tambal sulam atau patching sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer.

 

Menurut Tabrani, perbaikan diprioritaskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah dan dinilai vital bagi mobilitas masyarakat. Karena itu, pengerjaan tidak dilakukan sekaligus pada seluruh ruas jalan.

 

“Pembangunannya tidak secara keseluruhan sekaligus, tetapi kita mengambil spot-spot yang kategorinya vital dan rusak parah. Selanjutnya, dari simpang menuju arah kota juga akan kita lanjutkan sekitar 2 hingga 3 kilometer,” jelas Tabrani.

 

Progres pekerjaan tersebut terlihat saat kunjungan kerja Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman ke Kecamatan Rantau Pulung, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga:  Pinjam Motor Teman untuk Wawancara Kerja, Pria di Samarinda Malah Gadaikan Rp4 Juta

 

Dalam perjalanan menuju lokasi peresmian jalan lintas bawah atau underpass milik PT Kaltim Nusantara Coal (KNC), sejumlah titik di ruas Sangatta-Rantau Pulung tampak sedang dalam proses pengerjaan.

 

Tabrani yang turut mendampingi kunjungan tersebut menjelaskan, kontrak pekerjaan menggunakan dua tahun anggaran, yakni 2026 dan 2027. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2027.

 

Rekonstruksi jalan Sangatta-Rantau Pulung merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur Dinas PUPR Kutim dengan skema tahun jamak. Secara keseluruhan, program tersebut mencakup penanganan 11 ruas jalan dan pembangunan tiga titik jembatan.

 

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah daerah juga menyiapkan penguatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di delapan kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Teluk Pandan, Bengalon, Sangkulirang, Kaubun, Telen, Long Mesangat, Busang, dan Muara Bengkal.

 

Sementara itu, Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, mengapresiasi progres perbaikan jalan, terutama di kawasan SP 4 Desa Rantau Makmur.

 

Menurut Vita, peningkatan jalan tersebut merupakan hasil upaya dan koordinasi yang selama ini dilakukan pemerintah kecamatan bersama Dinas PUPR Kutim.

Baca Juga:  Berpura-pura Tanya Kelas, Pria di Sungai Kunjang Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur

 

“Kami sangat berterima kasih. Ternyata usaha yang selama ini kita upayakan kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas PUPR, akhirnya berprogres. Peningkatan atau perbaikan jalan yang ada di ruas Sangatta-Rantau Pulung, khususnya di SP 4 Desa Rantau Makmur, saat ini sudah sangat berprogres,” ungkap Vita.

 

Ia berharap perbaikan jalan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat. Infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan mendukung aktivitas sosial serta perekonomian warga.

 

Vita turut mengimbau pengguna jalan agar bersabar dan berhati-hati saat melintasi area pekerjaan. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran proses pembangunan.

Share This Article