Petugas Patroli Jalan Raya (PJR), Ipda Jatmiko menjelaskan, kedua kendaraan diketahui melaju searah dari Samarinda menuju Bontang.
Peristiwa bermula saat truk yang berada di depan hendak menyalip kendaraan lain di jalur menurun. Namun, diduga terdapat kendaraan lain di depan truk sehingga sopir truk melakukan pengereman.
Di saat bersamaan, mobil putih yang berada tepat di belakang truk tidak memiliki jarak aman yang cukup.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi tidak bisa menghindar. Benturan di bagian belakang truk pun terjadi,” ujar Ipda Jatmiko.
Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil pribadi mengalami kerusakan cukup parah hingga ringsek. Sementara truk tidak mengalami kerusakan signifikan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi mobil dilaporkan selamat, meski mengalami syok ringan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan menjelang berbuka puasa.
Pengendara diminta tidak memacu kendaraan secara berlebihan, menjaga jarak aman khususnya saat berada di belakang kendaraan besar, serta tetap fokus agar memiliki ruang cukup untuk melakukan pengereman mendadak.
“Kami minta masyarakat tetap sabar dan tidak tergesa-gesa. Lebih baik terlambat beberapa menit sampai tujuan daripada harus mengalami kecelakaan,” pungkasnya. (*)
