Bontang — RSUD Taman Husada Bontang kembali menjadi salah satu rumah sakit rujukan penempatan dokter umum yang baru lulus untuk menjalani masa praktik magang. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pemerataan tenaga medis di seluruh Indonesia.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, mengatakan program penempatan dokter magang sudah berjalan beberapa tahun terakhir dan memberi manfaat besar, baik bagi rumah sakit maupun para dokter muda.
“Program penempatan praktik dokter umum baru lulus ini sudah berlangsung beberapa tahun. Di awal jumlahnya sekitar 20 orang, dan tahun ini ada 6 dokter yang sedang magang di RSUD Bontang,” ungkap dr. Suhardi, Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan, para dokter magang tersebut berasal dari berbagai daerah di luar Kalimantan Timur, seperti Jawa dan Sulawesi. Mereka merupakan lulusan baru yang wajib menjalani masa magang selama satu tahun sebelum melanjutkan pendidikan atau membuka praktik mandiri.
“Kebanyakan memang dari luar Kaltim, seperti Jawa dan Sulawesi. Mereka ini dokter umum yang baru lulus dan harus magang setahun dulu, sebelum lanjut sekolah atau membuka praktik,” tambahnya.
Menurut dr. Suhardi, kehadiran para dokter magang tidak hanya membantu pelayanan di rumah sakit, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai praktik kedokteran di lapangan. Selain itu, program ini sekaligus memperkenalkan karakteristik pelayanan kesehatan di daerah kepada para tenaga medis muda.
“Kami berharap, setelah magang, mereka punya pengalaman nyata tentang dunia pelayanan rumah sakit dan memahami tantangan medis di daerah. Siapa tahu, ada yang tertarik melanjutkan karier di Bontang,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, RSUD Taman Husada terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembinaan dan pengembangan tenaga kesehatan, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
