Dua Pekan Krisis Air, Warga Bontang Barat Keluar Rp500 Ribu Beli Air Bersih

Redaksi Wy
3 Min Read

BONTANG – Krisis air bersih masih dirasakan warga Kecamatan Bontang Barat. Sejumlah warga mengaku sudah sekitar dua pekan tidak mendapatkan pasokan air, sehingga terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satunya dialami Deprian, warga RT 01 Kelurahan Kanaan. Selama dua pekan terakhir, ia mengaku telah menghabiskan sekitar Rp500 ribu untuk membeli air tangki.

Dalam sepekan, Deprian harus membeli satu tangki air dengan harga sekitar Rp250 ribu. Kondisi tersebut membuat pengeluaran rumah tangganya bertambah karena di sisi lain warga tetap harus membayar tagihan air Perumdam.

“Bayar dua kali kami. Ke PDAM dan beli air,” ucap Deprian.

Deprian mengatakan warga sebenarnya telah mengikuti mekanisme yang disiapkan Perumdam Tirta Taman untuk mendapatkan bantuan suplai air bersih secara gratis.

Warga diminta mengisi formulir permohonan dan memberikan informasi lokasi agar distribusi air dapat dilakukan.

Namun, menurut Deprian, permohonan yang telah diajukan belum juga ditindaklanjuti. Air bantuan yang diharapkan warga belum kunjung tiba.

“Aih, capek juga sudah mengisi permohonan. Tapi ternyata belum datang sampai sekarang,” sambungnya.

Baca Juga:  RSUD Taman Husada Ingatkan Pentingnya Pasien Gagal Ginjal Rutin Cuci Darah

Kondisi tersebut membuat warga kembali meminta Perumdam Tirta Taman segera turun tangan. Bantuan suplai air dinilai sangat dibutuhkan mengingat keterbatasan distribusi air bersih masih berlangsung di wilayah Bontang Barat.

Direktur Perumdam Tirta Taman Suramin mengatakan pihaknya akan mengecek langsung informasi mengenai warga yang mengaku belum mendapatkan pasokan air maupun bantuan air gratis.

Menurut Suramin, setiap permohonan yang telah masuk melalui formulir seharusnya ditindaklanjuti dengan pengantaran air.

“Kalau sudah masuk di formulir, harusnya sudah diantar. Tapi nanti saya cek lagi,” ucap Suramin.

Ia juga mengatakan pihaknya perlu memastikan kondisi di lapangan sebelum mengambil kesimpulan. Menurutnya, terkadang keluhan masyarakat yang diterima terdengar lebih besar dibandingkan kondisi sebenarnya setelah dilakukan pengecekan.

Sebelumnya, Perumdam Tirta Taman Bontang telah membuka layanan suplai air bersih gratis bagi masyarakat yang terdampak keterbatasan distribusi akibat kemarau panjang.

Untuk sementara, layanan tersebut dikhususkan bagi warga Kecamatan Bontang Barat.

Direktur Perumdam Tirta Taman Suramin mengatakan program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan di tengah menurunnya produksi air baku akibat kondisi kemarau.

Baca Juga:  Pesta Miras Berujung Berdarah di Bontang, Pria Serang Rekan Pakai Mandau hingga Kritis

Warga yang membutuhkan suplai air dapat mengajukan permintaan dengan terlebih dahulu mengisi formulir dan menyampaikan data lokasi secara lengkap. Data tersebut diperlukan agar petugas dapat melakukan proses pengantaran ke lokasi pemohon.

Masyarakat dapat menghubungi hotline Perumdam Tirta Taman di 0548-23555. Pengajuan melalui WhatsApp juga dapat dilakukan melalui nomor 0812-5378-7420.

Di tengah krisis air yang belum sepenuhnya teratasi, warga berharap layanan bantuan tersebut dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat tidak terus-menerus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air tangki.

Share This Article