Dua Hari Dicari, Penumpang KMP Gajah Mada yang Diduga Lompat ke Laut Ditemukan Tewas

Redaksi Wy
2 Min Read
BALIKPAPAN – Tim SAR gabungan menemukan penumpang KMP Gajah Mada yang dilaporkan melompat ke laut saat kapal melayani rute Balikpapan–Penajam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Senin (19/10/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Mujiono, mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 18.00 Wita. Lokasi penemuan berada sekitar 0,5 mil laut dari titik awal kejadian di perairan Muara Kariangau, Balikpapan.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal sekitar pukul 18.00 Wita pada jarak sekitar 0,5 mil laut dari lokasi kejadian,” ujar Mujiono, Senin (19/10/2026).

Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi menuju posko SAR di Pelabuhan Pelindo 4 Kampung Baru. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Balikpapan.

“Korban dievakuasi menuju posko dan dibawa menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Balikpapan,” katanya.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Korban diduga melompat ke laut ketika KMP Gajah Mada tengah berlayar dari Balikpapan menuju Penajam.

Laporan kejadian diterima petugas SAR sekitar pukul 10.30 Wita dari Agus Feriansyah. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar perairan Muara Kariangau.

Baca Juga:  Balikpapan Mulai Diselimuti Kabut Asap Karhutla, Sempat Ganggu Penerbangan

Pada hari kedua, Senin (19/10/2026), pencarian dilanjutkan dengan menyisir area seluas 28,6 mil laut persegi. Wilayah operasi dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) agar penyisiran dapat dilakukan secara optimal.

Selain mengerahkan personel dan sarana pencarian, informasi kejadian juga disebarkan melalui komunikasi radio kepada pihak syahbandar. Kapal-kapal yang melintas di sekitar Muara Kariangau diminta mengamati perairan dan melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban melalui Balikpapan Radio atau Balikpapan Port Control (Balikpapan PTS).

Setelah jasad korban ditemukan dan dievakuasi, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 19.00 Wita.

Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan tetap menjalankan kesiapsiagaan.

Mujiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Keberhasilan pelaksanaan operasi ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat,” pungkasnya.

Share This Article