Kasus Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Bontang; 39 Siswa dan Guru SMP Vidatra Mual-Muntah , 21 Dibawa ke RS

Redaksi Wy
2 Min Read

BONTANG – Puluhan siswa dan guru SMP Vidatra, PT Badak LNG, mengalami mual hingga muntah setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (10/8/2026).

Sebanyak 39 siswa dan guru dilaporkan mengalami keluhan. Dari jumlah tersebut, 21 orang dibawa ke RS LNG Badak untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang diterima, keluhan mulai dirasakan peserta didik setelah menyantap menu MBG sekitar pukul 09.50 Wita. Menu yang dibagikan terdiri dari nasi gurih, ayam suwir, tumis wortel, oseng tahu dan buah jeruk.

Sejumlah siswa kemudian dipulangkan sekitar pukul 13.00 Wita setelah mengalami mual dan muntah saat mengikuti proses pembelajaran.

“Banyak yang mual-mual. Sekitar puluhan tadi dipulangkan. Saya makan nasi dan ayamnya. Tahu saya makan satu. Sayurnya tidak saya makan,” ujar salah seorang siswa.

Kepala SMP Vidatra Solikhin membenarkan adanya siswa dan guru yang mengalami keluhan setelah menyantap menu MBG.

Menurutnya, pihak sekolah langsung melakukan mitigasi dengan mendatangkan tenaga kesehatan. Sebagian siswa kemudian dibawa ke rumah sakit, sementara lainnya menjalani observasi di sekolah.

Baca Juga:  DPM-PTSP Bontang Bagi Penanggung Jawab Setiap Platform, Informasi dan Aduan Lebih Terkontrol

“Benar, Mas. Ada dibawa ke RS LNG dan dipulangkan,” kata Solikhin.

Solikhin menyebut kejadian tersebut merupakan kasus pertama yang terjadi di sekolahnya sejak program MBG diberikan.

Adapun suplai makanan MBG untuk SMP Yayasan Vidatra berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan 5.

“Ini kejadian pertama kali,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi kepada Kepala SPPG Bontang Surya Dwi Saputra terkait kejadian tersebut belum mendapatkan respons.

Penyebab munculnya keluhan pada siswa dan guru masih belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan menu MBG yang dikonsumsi.

Share This Article