DPRD Minta Pemkot Segera Tangani Kebocoran Gedung Auditorium Tiga Dimensi

Redaksi Radarkaltim
2 Min Read

BONTANG – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, mendorong Pemerintah Kota Bontang segera melakukan perbaikan terhadap atap Gedung Auditorium Tiga Dimensi yang mengalami kebocoran.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani mengingat gedung tersebut menjadi lokasi berbagai agenda resmi pemerintah maupun kegiatan masyarakat.

Saeful Rizal menyampaikan, kebocoran atap sempat mengganggu jalannya rapat karena tetesan air masuk ke dalam ruangan. Kondisi itu mengharuskan penyesuaian posisi meja rapat serta penempatan wadah penampung air agar kegiatan tetap dapat berlangsung.

“Yang mengganggu itu adanya baskom-baskom di dalam ruangan karena atap bocor. Meja rapat pun tidak bisa diletakkan di tengah dan harus digeser agar tidak terkena air,” ujarnya saat menyampaikan interupsi dalam rapat.

Ia menilai, perbaikan fasilitas gedung perlu menjadi perhatian agar pelaksanaan agenda pemerintahan maupun kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan nyaman dan representatif.

“Karena itu saya mengusulkan agar segera diperbaiki. Jangan sampai kehormatan atau marwah rapat yang terhormat ini berkurang hanya karena persoalan kebocoran gedung,” kata Saeful Rizal.

Baca Juga:  Terobos Area Kerja, Pengendara Motor Terjatuh Saat Pohon Ditebang di Jalan HM Ardhans Bontang

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa kondisi Gedung Auditorium Tiga Dimensi telah menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, upaya perbaikan telah dilakukan beberapa kali dalam satu hingga dua tahun terakhir.

Ia menjelaskan, penanganan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kebocoran atap, tetapi juga mempertimbangkan aspek keselamatan, khususnya untuk mencegah potensi gangguan pada instalasi listrik dan sistem pendingin ruangan akibat rembesan air.

“Memang sudah satu hingga dua tahun diperbaiki. Ini tempat rakyat semua, semua kegiatan masyarakat banyak dilaksanakan di sini,” ujar Neni Moerniaeni. (*)

Share This Article