BONTANG – DPRD Kota Bontang meminta Satpol PP memperkuat penertiban terhadap aktivitas jalanan yang dinilai mengganggu ketertiban umum. Penindakan diharapkan tidak hanya dilakukan ketika persoalan mencuat, tetapi berjalan secara rutin agar aktivitas serupa tidak kembali bermunculan.
Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan pengawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama terhadap pengamen yang beraktivitas di sejumlah persimpangan lampu lalu lintas.
Menurutnya, keberadaan pengamen di kawasan tersebut mulai mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Karena itu, langkah penertiban yang dilakukan Satpol PP perlu dilanjutkan secara konsisten.
“Jangan sampai penertiban hanya dilakukan sesekali. Kalau memang aktivitasnya sudah mengganggu pengguna jalan, pengawasan dan penindakannya harus terus dilakukan,”.
Sebelumnya, Satpol PP Bontang telah mengamankan sejumlah pengamen jalanan. Dari hasil penertiban tersebut, terdapat pengamen yang disebut mampu memperoleh penghasilan hingga jutaan rupiah dalam sehari.
Sahib menilai aktivitas mengamen di jalan berbeda dengan kegiatan seni yang memiliki ruang pertunjukan dan wadah tersendiri. Menurutnya, aktivitas di persimpangan jalan yang dilakukan secara berkelompok justru berpotensi membentuk kebiasaan mengandalkan pemberian dari pengguna jalan.
Ia juga mengingatkan aspek ekonomi dapat menjadi pemicu semakin banyaknya orang mengikuti aktivitas tersebut apabila tidak segera dikendalikan. Penghasilan yang cukup besar dari aktivitas mengamen dinilai berpotensi membuat fenomena tersebut berkembang.
“Kalau dibiarkan karena dianggap menghasilkan, tentu bisa menarik orang lain untuk ikut. Kalau jumlahnya terus bertambah, penanganannya nanti akan semakin sulit,” katanya.
Karena itu, DPRD mendorong Satpol PP tidak hanya melakukan penertiban ketika jumlah pengamen meningkat, tetapi juga memperkuat pengawasan di lokasi-lokasi yang rawan menjadi tempat aktivitas tersebut. Langkah yang konsisten dinilai penting untuk menjaga ketertiban sekaligus kenyamanan masyarakat pengguna jalan. (*)
