BONTANG -Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang, terlibat dalam penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota 2026.
Dalam ajang tersebut, DPM-PTSP bertugas menilai aspek investasi, termasuk peran kelurahan dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat.
Analis Kebijakan Ahli Madya, Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP Kota Bontang, Karel menuturkan, penilaian yang dilakukan pihaknya berfokus pada sejauh mana pemerintah kelurahan berkontribusi dalam menciptakan iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami hanya tim penilai dari sisi investasi. Yang kami nilai sejauh mana kelurahan itu berperan dalam mendorong investasi di wilayahnya, termasuk bagaimana dukungannya terhadap UMKM,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Rabu (10/6/2026).
Selain itu, DPM-PTSP Bontang juga menilai keterlibatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam mendukung sektor investasi dan kegiatan ekonomi yang berkembang di lingkungan kelurahan.
Kata dia, ada tiga kelurahan yang mengikuti penilaian tingkat kota, yakni Kelurahan Belimbing di Kecamatan Bontang Barat, Kelurahan Berbas Tengah di Kecamatan Bontang Selatan, dan Kelurahan Gunung Elai di Kecamatan Bontang Utara.
Karel beberkan, aspek investasi hanya menjadi satu dari sejumlah indikator yang dinilai dalam lomba tersebut. Masing-masing sektor melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai bidangnya.
Misalnya, penilaian dari sektor kesehatan dilakukan oleh Dinas Kesehatan, bidang pariwisata oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, sementara dari aspek pencegahan narkoba melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Semua sektor memiliki indikator penilaian masing-masing. Nanti seluruh nilai itu akan digabung untuk menentukan kelurahan dengan poin tertinggi,” terangnya.
Pun Kelurahan yang memperoleh nilai tertinggi di tingkat kota akan ditetapkan sebagai wakili Bontang pada lomba tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Selanjutnya, pemenang tingkat provinsi akan berkompetisi di tingkat nasional.
“Poin yang tinggi dia nanti maju ke tingkat provinsi sampai nasional,” jelas Karel.
