BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, mengerahkan enam personel untuk melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Patroli dilakukan di dua kawasan yang menjadi fokus pemantauan, diantaranya kawasan Kelurahan Kanaan dan Kelurahan Bontang Lestari.
Patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi kebakaran yang dapat mengancam kawasan hutan maupun permukiman warga di sekitarnya. Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan monitoring, evaluasi, dan pemantauan kondisi lapangan untuk mendeteksi kemungkinan munculnya titik api.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kaspul Anwar menuturkan, patroli menjadi bagian dari upaya rutin yang dilakukan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan untuk meminimalkan risiko terjadinya karhutla.
Menurutnya, pengawasan tak hanya difokuskan pada kawasan hutan, tetapi juga wilayah di luar kawasan yang berada dekat dengan lingkungan permukiman masyarakat.
“Patroli ini kami lakukan untuk monitoring, evaluasi, dan pemantauan karhutla. Bukan hanya di kawasan hutan, tetapi juga di wilayah yang berada di sekitar permukiman warga karena daerah tersebut juga memiliki potensi terjadinya kebakaran,” ujar saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
Kaspul menjelaskan, kawasan yang berbatasan langsung dengan permukiman menjadi perhatian utama, karena kebakaran di area tersebut berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui patroli yang melibatkan enam personel tersebut, BPBD Bontang berharap, potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
“Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar,” tutup Kaspul Anwar.
