Pemkot Bontang Gencarkan Jumat Bersih, OPD hingga Kelurahan Turun ke Lapangan

Redaksi Wy
3 Min Read
BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mendorong upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi Jumat Bersih. Kali ini, kegiatan difokuskan di sepanjang aliran sungai kawasan Jalan Mangga hingga Jalan Gambas, yang membentang dari Kelurahan Satimpo, Bontang Selatan, hingga Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara, Jumat (16/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pegawai di lingkungan Pemkot Bontang yang bergotong royong membersihkan aliran sungai dari lumpur dan rerumputan yang mengganggu kebersihan kawasan.

 

Mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia (PKSDM), Lukman, turun langsung bersama jajaran pegawai sekretariat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

 

Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, M. Eddy Prabowo, beserta jajaran yang ikut terlibat dalam pembersihan lingkungan.

 

Aksi Jumat Bersih juga dilaksanakan di sejumlah titik berbeda oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kelurahan. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Bontang.

Baca Juga:  Kecamatan Bontang Selatan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026

Di sela kegiatan, Lukman mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah.

 

Menurutnya, budaya gotong royong yang dibangun melalui kegiatan Jumat Bersih sejalan dengan program Pemkot Bontang, yakni GESIT atau Gerakan Sampahku Tanggung Jawabku.

 

Program tersebut mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

 

Kesadaran masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Karena itu, partisipasi warga diperlukan agar upaya menjaga kebersihan tidak hanya berlangsung saat kegiatan kerja bakti, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari.

 

Lukman berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan jajaran pemerintah dapat mendorong masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dan kawasan permukiman.

Selain mengajak masyarakat menjaga kebersihan, Pemkot Bontang juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke aliran sungai.

 

Lukman turut menekankan pentingnya menghindari pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di tengah upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga:  Program Baru Pemkot Bontang: SPP Gratis untuk Sekolah Swasta

 

Pembakaran sampah yang tidak terkendali berpotensi memicu kebakaran, khususnya ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

 

“Menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak membakar sampah secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran,” pesannya.

 

Melalui kegiatan Jumat Bersih, Pemkot Bontang berharap kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat.

 

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan warga diharapkan mampu menjaga kebersihan aliran sungai, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman, serta meminimalkan risiko kebakaran akibat aktivitas pembakaran sampah.

 

Pemkot Bontang juga mendorong agar semangat GESIT terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.

Share This Article