BONTANG – RSUD Taman Husada Bontang terus memperkuat digitalisasi pelayanan kesehatan melalui penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit berbasis digital bernama ITS Simpler.
Pengembangan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam memenuhi tuntutan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
Direktur RSUD Taman Husada, Suhardi, mengatakan ITS Simpler dikembangkan secara mandiri oleh tim internal teknologi informasi rumah sakit.
Menurutnya, sistem tersebut terus dikembangkan agar dapat mengakomodasi kebutuhan pelayanan sekaligus penerapan RME di lingkungan RSUD Taman Husada.
“Di dalam perkembangannya, sistem ini mengakomodasi keberadaan rekam medis elektronik yang memang dituntut harus ada dalam Permenkes Nomor 24 Tahun 2022,” kata Suhardi.
Pengembangan ITS Simpler bahkan telah dimulai sebelum regulasi tersebut diterbitkan. Grand design sistem ini telah disusun sejak 2019 dan mulai dilakukan uji coba pada 2020.
Pada tahap awal, penerapan RME dilakukan untuk pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat jalan. Saat ini, sistem tersebut mulai dikembangkan untuk pelayanan rawat inap dengan menggunakan salah satu ruangan perawatan sebagai proyek percontohan atau pilot project.
“Grand design ITS Simpler sudah dibuat sejak 2019. Kemudian dilakukan uji coba awal pada 2020 dan terus berkembang sampai sekarang,” jelasnya.
ITS Simpler dirancang sebagai sistem yang mengintegrasikan berbagai unit pelayanan di rumah sakit. Mulai dari proses pendaftaran pasien, pengelolaan kluster pasien rawat jalan, rekam medis elektronik, pengelolaan keluhan pelanggan, permintaan perbaikan fasilitas rumah sakit, hingga pengelolaan data billing.
Suhardi menyebut integrasi tersebut diharapkan dapat membuat proses pelayanan menjadi lebih cepat dan mudah karena data dari berbagai unit dapat dikelola dalam satu sistem.
“Manfaat dari ITS Simpler tentunya mempercepat dan mempermudah pelayanan sehingga meningkatkan kepuasan, baik dari pengguna internal maupun eksternal, dalam hal ini pelanggan rumah sakit,” pungkasnya.
