BONTANG – Suasana berbeda terlihat di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang pada Jumat (22/5/2026) pagi. Seluruh pegawai turun langsung mengikuti kegiatan kerja bakti dan penataan peralatan operasional kebencanaan yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman HM.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan kantor sekaligus memastikan kesiapan personel dan perlengkapan dalam menghadapi potensi bencana di Kota Bontang. Sejak pagi, puluhan pegawai tampak membersihkan halaman kantor, memangkas rerumputan, merapikan gudang peralatan, hingga mencuci armada operasional.
Tidak hanya membersihkan lingkungan, petugas juga melakukan pengecekan terhadap berbagai perlengkapan penanggulangan bencana. Mulai dari mesin operasional, perahu karet, perlengkapan evakuasi, hingga kendaraan dinas diperiksa satu per satu untuk memastikan seluruhnya dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja.
Usman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan BPBD terhadap program Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (Gesit) yang diinisiasi Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Agus Haris.
Menurutnya, budaya menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan kerja masing-masing.
“Hari ini kami berbenah dengan menata ulang serta membersihkan peralatan yang digunakan dalam penanggulangan bencana. Selain menjaga kebersihan kantor, ini juga untuk memastikan seluruh perlengkapan siap dipakai saat dibutuhkan,” ujar Usman.
Ia menjelaskan, kesiapan peralatan menjadi hal penting dalam mendukung kecepatan penanganan bencana. Sebab, dalam kondisi darurat, petugas dituntut bergerak cepat dan tidak boleh terkendala persoalan teknis akibat perlengkapan yang tidak terawat.
Karena itu, BPBD secara rutin melakukan pengecekan dan perawatan terhadap seluruh sarana pendukung operasional. Mulai dari kendaraan, alat komunikasi, hingga perlengkapan penyelamatan air harus selalu dalam kondisi prima.
“Baik personel maupun perlengkapan harus selalu dalam kondisi siap siaga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. Dengan kondisi alat yang terawat, penanganan di lapangan bisa dilakukan lebih cepat dan maksimal,” tuturnya.
Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, BPBD Bontang berharap dapat menumbuhkan semangat disiplin, kekompakan, serta budaya peduli lingkungan di kalangan pegawai. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. (*)
