BONTANG – Pemerintah Kota Bontang resmi meluncurkan Sekolah Lansia “Maleke” di BPU Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Jumat (22/5/2026). Program ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 sekaligus upaya menciptakan lansia SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Peluncuran dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki, mewakili Wali Kota Bontang. Dalam sambutannya, pemerintah menegaskan lansia tidak boleh dipandang sebagai beban demografi, melainkan tetap memiliki peran penting di masyarakat.
“Lansia harus tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif,” ujar Dasuki membacakan sambutan wali kota.
Sekolah Lansia “Maleke” menghadirkan ruang belajar dan aktivitas sosial bagi warga lanjut usia untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan kognitif. Program ini merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan.
Lurah Kanaan, Hermin Della, mengatakan sebanyak 30 peserta akan mengikuti kurikulum sekolah lansia selama 12 pertemuan dalam enam bulan. Nama “Maleke” sendiri diambil dari bahasa Toraja yang berarti sehat.
Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kota Bontang dan PT Kaltim Parna Industri (KPI). Kegiatan peluncuran turut diramaikan senam lansia sehat dan pasar Jumat yang menampilkan hasil tanaman serta produk UMKM warga Kanaan.
Pemkot Bontang juga menegaskan komitmennya terhadap perlindungan sosial masyarakat melalui layanan BPJS Kesehatan gratis dan bantuan sosial Rp300 ribu per bulan bagi kelompok rentan, termasuk lansia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kemen-Dukbangga/BKKBN Kaltim, Dinas Kesehatan Bontang, Camat Bontang Barat, serta jajaran stakeholder terkait.
