Peringati Hakordia 2025, Pupuk Kaltim Satukan Aksi Perkuat Budaya Anti Korupsi

Redaksi Radarkaltim
5 Min Read

Bontang – Pertegas komitmen dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih dan berintegritas, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) gelar kegiatan SATU AKSI pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, yang diikuti ratusan karyawan hingga vendor dan mitra kerja Perusahaan.

Kegiatan ini puncak rangkaian Hakordia Pupuk Kaltim, yang sebelumnya telah dilaksanakan melalui beragam inisiatif dalam menginternalisasikan budaya anti korupsi di seluruh lini organisasi dan ekosistem bisnis. Mengusung tema nasional “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, kegiatan ini jadi momentum strategis dalam menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan, untuk secara konsisten menjunjung tinggi integritas di tiap langkah maupun kebijakan.

SVP Tata Kelola dan Manajemen Risiko (TKMR) Pupuk Kaltim Sutrisna, mengungkapkan Perusahaan senantiasa mendorong kesadaran kolektif seluruh karyawan hingga mitra kerja dalam pemberantasan korupsi. Mengingat integritas harus menjadi nilai dasar yang melekat di tiap peran dan tanggung jawab seluruh stakeholder perusahaan.

“Melalui Satu Aksi, Pupuk Kaltim menegaskan integritas bukan hanya tanggung jawab individu atau unit kerja tertentu, tapi komitmen bersama seluruh karyawan hingga mitra kerja yang terlibat dalam proses bisnis Perusahaan,” ujar Sutrisna, saat mengawali kegiatan di Gedung Wijaya Kusuma Pupuk Kaltim, Kamis (19/12/2025).

Baca Juga:  On Boarding Bersama Kampus UMKM, Pupuk Kaltim Kawal Usaha Binaan Jajaki Pasar Ekspor

Dijelaskan Sutrisna, Pupuk Kaltim secara konsisten menginternalisasikan prinsip GCG di seluruh kebijakan dan proses bisnis perusahaan. Hal tersebut menjadi landasan untuk memastikan setiap aktivitas perusahaan berjalan secara profesional, akuntabel, serta bebas dari praktik yang bertentangan dengan etika dan hukum.

Untuk itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi dalam penguatan pemahaman terkait korupsi, sekaligus langkah mitigasi khususnya di area pengadaan barang dan jasa yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap potensi penyimpangan.

“Pupuk Kaltim memandang keberhasilan membangun budaya anti korupsi tidak dapat dicapai secara parsial, tapi harus melibatkan seluruh pihak yang terhubung dalam aktivitas usaha,” tandas Sutrisna.

Pupuk Kaltim pun terus memperkuat sistem pengendalian internal, manajemen risiko, serta fungsi kepatuhan sebagai bagian dari pencegahan korupsi. Penerapan sistem digital, transparansi proses, serta mekanisme pelaporan pelanggaran menjadi instrumen penting yang saling melengkapi dalam menjaga integritas perusahaan.

“Namun sebaik apa pun sistem yang dibangun, tidak akan efektif tanpa integritas pelaksananya. Maka penguatan budaya anti korupsi menjadi kunci, agar setiap individu memiliki kesadaran dan keberanian untuk menolak praktik yang menyimpang,” tegas Sutrisna.

Baca Juga:  Lebih Mudah Tanpa Ribet, Urus Perizinan via Online Melalui 1 Sistem DPM-PTSP Bontang

VP Hukum Pupuk Kaltim, Luki Dwi Nugroho, pada kesempatan itu memberi penjelasan komprehensif terkait korupsi dari perspektif hukum, sebagai extra ordinary crime yang memiliki dampak sistemik terhadap negara, perekonomian, dan kepercayaan publik.

Menurut dia, pemahaman terkait unsur tindak pidana korupsi menjadi sangat penting, agar seluruh pihak dapat mengenali risiko dan menghindari tindakan yang berpotensi melanggar hukum. Sebab banyak kasus korupsi berawal dari ketidaktahuan atau pengabaian terhadap aturan, hingga berkembang menjadi pelanggaran serius.

Dalam konteks korporasi, khususnya di area pengadaan, potensi tindak pidana korupsi dapat muncul jika prinsip transparansi dan akuntabilitas tidak dijalankan secara konsisten. Contohnya konflik kepentingan, pengaturan pemenang, atau penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh insan Pupuk Kaltim dan mitra kerja memiliki pemahaman utuh tentang korupsi, guna memperkuat kesadaran kolektif bahwa integritas merupakan aset utama perusahaan,” ungkap Luki.

Dirinya pun menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan kode etik perusahaan, sebagai benteng utama dalam mencegah tindak pidana korupsi. Saat ini Pupuk Kaltim telah memiliki perangkat kebijakan, pedoman dan mekanisme yang dirancang untuk memastikan tiap aktivitas bisnis berjalan sesuai ketentuan hukum dan prinsip etika.

Baca Juga:  Daftar Kabupaten/Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Kalimantan Timur

“Pupuk Kaltim menyediakan kanal pelaporan yang bisa dimanfaatkan jika mengetahui atau mencurigai adanya pelanggaran. Mekanisme ini dilengkapi dengan perlindungan bagi pelapor, sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap transparansi dan akuntabilitas,” terang Luki.

Dirinya pun menegaskan, keberhasilan pemberantasan korupsi sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh stakeholder. Kesadaran hukum dan keberanian untuk bersikap jujur serta melaporkan pelanggaran, menjadi elemen penting dalam membangun budaya anti korupsi yang kuat.

“Semangat ini yang kami usung pada Hakordia tahun ini, karena korupsi tidak bisa diberantas oleh satu pihak. Dibutuhkan sinergi, komitmen dan keberanian bersama untuk memberantasnya,” pungkas Luki.(*

Share This Article
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000696

128000697

128000698

128000699

128000700

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

news-1701