Pemberdayaan Pesisir, Pupuk Kaltim Bekali Warga Gusung Keterampilan Budidaya Mangrove

Redaksi Radarkaltim
4 Min Read

Bontang – Pertegas komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) tingkatkan kapasitas 50 warga Pulau Gusung Kota Bontang, terkait budidaya mangrove secara efektif dan efisien. Hal ini bagian dari program berkelanjutan Gerakan Lindungi Mangrove sebagai Budaya Jaga Alam dan Dunia (Gelimang Buana), yang digagas Pupuk Kaltim dlaam mendukung ekosistem pesisir, serta mendorong terwujudnya ekonomi hijau melalui pelibatan aktif masyarakat mulai tataran lokal.

Pgs VP TJSL Pupuk Kaltim Lendl Wibisana, mengatakan pelatihan digelar sebagai bentuk dukungan konkret Pupuk Kaltim terhadap potensi budidaya mangrove yang dikembangkan masyarakat Pulau Gusung secara berkelanjutan. Mengingat wilayah pesisir ini memiliki posisi strategis untuk pengembangan kawasan konservasi berbasis masyarakat, sehingga penting adanya peningkatan kapasitas melalui transfer ilmu dan keterampilan budidaya mangrove secara teknis. Mulai dari teknik pembibitan, pemeliharaan, hingga penanaman dan strategi pemanfaatan hasil budidaya agar bernilai ekonomi.

“Melalui pelatihan ini, Pupuk Kaltim memberikan pendekatan edukatif secara holistik, sekaligus mengarahkan budidaya mangrove agar lebih berdampak sosial, ekonomi dan ekologi. Salah satunya meningkatkan fungsi mangrove sebagai penahan abrasi di Pulau Gusung,” ujar Lendl, Jumat (20/6/2025).

Baca Juga:  Wali Kota Neni Tekankan Budaya Kepatuhan dalam Monitoring LHKPN dan SPT 2025

Salah satu fokus utama pelatihan adalah pembekalan terkait standar kualitas bibit mangrove yang ideal untuk penanaman massal. Hal ini sejalan dengan inisiatif Pupuk Kaltim melalui program Gelimang Buana, yang setiap tahun menanam setidaknya 50.000 bibit di wilayah pesisir Bontang, sebagai bagian dari program dekarbonisasi dan mitigasi perubahan iklim. Dengan adanya sumber bibit berkualitas yang dikembangkan masyarakat Gusung, maka kebutuhan perusahaan terhadap bibit mangrove setiap tahun dapat dipenuhi secara lokal, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Pelatihan ini bagian dari visi besar perusahaan dalam membangun ekosistem yang saling menguatkan antara lingkungan, masyarakat dan industri. Mengingat pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri, namun butuh kolaborasi dan sinergi berbagai pihak, khususnya yang hidup berdampingan langsung dengan ekosistem pesisir seperti di Pulau Gusung,” tutur Lendl.

Dengan pendekatan yang aplikatif dan berorientasi pemberdayaan, Pupuk Kaltim berharap hasil pembibitan mangrove Pulau Gusung akan memiliki nilai jual tinggi dan kualitas yang kompetitif. Hal ini menjadi penting karena kualitas bibit berpengaruh langsung terhadap tingkat keberhasilan penanaman dan pertumbuhan mangrove.

Baca Juga:  RSUD Taman Husada Ucapkan Selamat atas Pelantikan Akhmad Suharto sebagai Pj Sekda Bontang

Selain juga mendorong munculnya kesadaran kolektif untuk menjaga dan melestarikan kawasan pesisir, agar terus berkembang menjadi gerakan yang mandiri dan konsisten. Strategi ini bentuk nyata dari model pemberdayaan berbasis keberlanjutan yang selama ini menjadi prinsip dalam program TJSL Pupuk Kaltim.

“Dari pemberdayaan yang dilakukan, akan memperkuat kapasitas lokal serta membuka peluang ekonomi baru melalui kegiatan lingkungan yang produktif. Hal ini sejalan dengan prinsip ESG yang diusung Pupuk Kaltim dalam operasional dan program tanggung jawab sosial Perusahaan,” tutur Lendl.

Mewakili Pemkot Bontang, Kabid Perencanaan Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Andi Hasanuddin, menyambut positif langkah Pupuk Kaltim yang secara konsisten memperluas pemberdayaan masyarakat dalam mendorong pelestarian kawasan pesisir. Menurut dia, hal ini sejalan dengan upaya Pemkot Bontang dalam mendorong pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan, dengan menciptakan kawasan hijau dalam mitigasi perubahan iklim.

“Pelatihan ini menjadi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dalam memaksimalkan potensi budidaya, sehingga tidak hanya berdampak langsung pada lingkungan Pulau Gusung tapi juga menciptakan peluang ekonomi,” ujar Andi Hasanuddin.

Baca Juga:  Warga Berbas Pantai Terciduk Simpan Sabu 10 Gram di Gudang

Dirinya berharap pemberdayaan dan pendampingan Pupuk Kaltim dapat terus diperluas, sehingga tercipta jejaring komunitas lingkungan yang kuat dan mandiri. Adanya keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan sektor industri seperti Pupuk Kaltim, Pemkot Bontang optimis akan mampu memberikan dampak nyata tidak hanya terhadap kelangsungan lingkungan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir.

“Dimana masyarakat menjadi aktor utama dalam menjaga alam, sekaligus menjadikan pelestarian sebagai jalan untuk mencapai kesejahteraan. Inisiatif seperti ini sangat kami apresiasi dari langkah pemberdayaan yang dilakukan Pupuk Kaltim,” tambah Andi Hasanuddin.(*)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701