BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, mendaftarkan lebih dari 10 pegawainya untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi Online Single Submission (OSS) yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Investasi/BKPM.
Kepala DPM-PTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur menyampaikan, bahwa pendaftaran peserta telah ditutup pada 5 Juni 2026 lalu. Namun, penentuan peserta yang berhak mengikuti pelatihan dan sertifikasi sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kementerian.
Menurut Aspiannur, seluruh pegawai yang memenuhi syarat telah didaftarkan sebagai bentuk upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan DPM-PTSP Kota Bontang, khususnya dalam pengelolaan sistem OSS yang menjadi tulang punggung pelayanan perizinan berbasis risiko.
“Kami sudah daftarkan semuanya, lebih dari 10 pegawai. Tinggal menunggu keputusan dari Pusdiklat Kementerian Investasi terkait siapa saja yang akan mendapat kesempatan mengikuti sertifikasi,” ujarnya, Senin (15/6/2026).
Aspiannur menjelaskan, jumlah peserta yang dapat mengikuti pelatihan dibatasi karena seleksi dilakukan secara nasional.
Karena itu, tidak semua pegawai yang telah didaftarkan otomatis akan memperoleh panggilan untuk mengikuti program tersebut.
“Kami berharap ada perwakilan dari PTSP Bontang yang bisa lolos dan mengikuti sertifikasi. Syukur-syukur bisa lebih dari satu orang,” kata dia.
Saat ini DPM-PTSP Kota Bontang baru memiliki satu pegawai yang telah mengantongi sertifikasi kompetensi pengelolaan OSS.
Keikutsertaan pegawai dalam program sertifikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan perizinan sekaligus meningkatkan kompetensi aparatur dalam mendampingi pelaku usaha yang menggunakan sistem OSS.
“Sebelumnya dua orang, satu orangnya pindah di OPD lain,” jelas Aspiannur.
