BONTANG – SMP Negeri 3 Bontang Selatan terus memperkuat pendidikan karakter melalui program pembiasaan religius yang diterapkan setiap hari kepada seluruh siswa. Kegiatan tersebut meliputi tadarus Al-Qur’an, salat Duha, hingga salat Zuhur berjamaah sebagai bagian dari rutinitas sebelum dan selama proses pembelajaran berlangsung.
Kepala SMP Negeri 3 Bontang Selatan, Mukono, mengatakan program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk karakter positif peserta didik sejak dini.
Menurutnya, seluruh siswa yang datang ke sekolah diwajibkan mengikuti rangkaian kegiatan ibadah sebelum memasuki kelas.
“Begitu masuk gerbang sekolah, mereka langsung menuju musala. Kegiatan diawali dengan tadarus bersama, kemudian salat Duha, setelah itu baru mengikuti pelajaran di kelas,” ujar Mukono, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, pembiasaan religius tersebut tidak hanya dilakukan pada pagi hari. Saat memasuki waktu istirahat siang, para siswa kembali diarahkan ke musala untuk melaksanakan salat Zuhur berjamaah.
“Setelah salat Zuhur berjamaah, siswa kembali ke kelas dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa,” katanya.
Program tersebut telah menjadi bagian dari aktivitas rutin sekolah dan dilaksanakan secara konsisten setiap hari. Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga bertujuan membangun kedisiplinan serta membiasakan siswa menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Mukono menegaskan bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pihak sekolah berharap siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak baik, dan memiliki nilai-nilai religius yang kuat.
“Harapannya, kebiasaan positif ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.
