BONTANG – SMP Negeri 2 Bontang terus memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan siswa melalui program pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan.
Program tersebut dijadwalkan selama enam jam pelajaran dalam seminggu yang dibagi ke dalam tiga kali pertemuan. Setiap sesi berlangsung selama dua jam dengan fokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tartil, hingga hafalan.
Kepala SMP Negeri 2 Bontang, Siti Chusuning Khayah, mengatakan pembelajaran saat ini dibimbing oleh guru Ummi karena sekolah belum memiliki tenaga pengajar khusus untuk mata pelajaran Al-Qur’an.
“Selain belajar membaca, ada juga kegiatan hafalan dan tartil. Bagi siswa yang sudah lancar membaca dengan baik, pembelajaran dilanjutkan pada peningkatan hafalan. Alhamdulillah, perkembangan mereka mulai terlihat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, program baca tulis Al-Qur’an menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun karakter religius siswa sejak dini. Kegiatan tersebut juga didukung dengan pembiasaan ibadah yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah Salat Duha berjamaah. Sesuai arahan pemerintah daerah, seluruh siswa diwajibkan mengikuti kegiatan tersebut setiap hari sekolah.
Karena kapasitas musala yang terbatas, pelaksanaan Salat Duha dilakukan secara bergantian dalam tiga sesi berdasarkan jenjang kelas agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti ibadah dengan tertib dan nyaman.
“Salat Duha kami wajibkan untuk seluruh siswa. Pelaksanaannya dibagi beberapa shift agar semua bisa ikut,” jelasnya.
Siti menambahkan, program keagamaan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pembelajaran yang berlangsung secara berkelanjutan, sekolah berharap para siswa mampu memahami ajaran agama dengan lebih baik serta menerapkannya dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan di luar sekolah.
“Walaupun belum memiliki guru khusus Al-Qur’an, kami bersyukur program ini tetap berjalan dengan baik. Antusiasme siswa cukup tinggi dan kemampuan mereka dalam hafalan maupun tartil terus mengalami peningkatan,” pungkasnya.
