SANGATTA — Peristiwa tragis kembali mengguncang wilayah Kutai Timur. Seorang anak berusia 10 tahun, Muhamad Isam, meninggal dunia setelah diserang buaya saat mandi di Sungai Jembatan 6 Kudung, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Senin (30/3/2026) siang.
Kapolsek Bengalon, Asriadi, mengungkapkan bahwa lokasi kejadian memang telah lama dikenal sebagai kawasan berisiko tinggi terhadap serangan buaya. Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai tersebut.
“Wilayah itu sudah masuk kategori rawan. Kami minta warga mematuhi imbauan dan larangan yang telah dipasang demi keselamatan,” tegasnya.
Insiden nahas itu terjadi saat korban tengah mandi bersama sejumlah temannya di tepian sungai. Tiba-tiba, korban berteriak meminta pertolongan. Salah satu rekannya sempat berusaha menarik tubuh korban, namun gagal karena kuatnya tarikan dari dalam air.
Tak lama kemudian, seekor buaya muncul ke permukaan sambil menggigit bagian pundak korban, lalu menyeretnya ke arah semak bambu di pinggir sungai.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pencarian. Setelah lebih dari tiga jam, korban akhirnya ditemukan sekitar 40 meter dari titik awal kejadian.
Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Seorang warga nekat melempar tombak ke arah buaya hingga hewan tersebut melepaskan korban.
Korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan, namun tidak berhasil diselamatkan. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Pihak kepolisian kembali menegaskan bahwa larangan beraktivitas di sungai tersebut sudah lama diberlakukan karena seringnya kemunculan satwa liar berbahaya.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami berharap masyarakat benar-benar mematuhi larangan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.
