BONTANG – Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menyoroti maraknya aksi vandalisme dan perusakan fasilitas umum di sejumlah ruang publik Kota Bontang. Berbagai fasilitas kota dilaporkan mengalami kerusakan akibat ulah tangan jahil.
Rustam menilai tindakan tersebut menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga aset daerah. Padahal, pembangunan ruang publik dilakukan menggunakan anggaran besar untuk menciptakan lingkungan kota yang nyaman dan tertata.
“Kita susah payah membangun supaya kota ini indah dan nyaman, tapi masih ada yang merusaknya. Lampu hilang penutupnya, fasilitas dicoret-coret, kursi dipindahkan sembarangan,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, fasilitas yang sudah ditata sesuai konsep kawasan tidak seharusnya dipindahkan ataupun dirusak karena dapat merusak estetika kota.
Rustam juga mengimbau masyarakat agar menggunakan fasilitas umum secara bijak dan ikut menjaga kebersihan serta ketertiban ruang publik.
Selain itu, ia meminta aparat seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Satpol PP meningkatkan patroli rutin, khususnya pada malam akhir pekan yang dinilai rawan aksi vandalisme.
“Kalau hanya coretan mungkin masih bisa dibersihkan. Tapi kalau fasilitas rusak atau hilang, tentu perlu biaya lagi untuk memperbaikinya,” tegasnya.
DPRD Bontang berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif menjaga fasilitas umum demi mendukung terciptanya Kota Bontang yang bersih, aman, dan nyaman.
