TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat pengembangan kawasan wisata Pulau Kumala sebagai salah satu destinasi unggulan daerah. Salah satu proyek yang kini memasuki tahap persiapan tender adalah lanjutan pembangunan Waterboom Pulau Kumala dengan anggaran sekitar Rp4 miliar.
Dana tersebut dialokasikan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan tahap akhir atau finishing, mulai dari penyempurnaan kolam, pembangunan sistem pengaman, penataan lanskap, hingga penyediaan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Ridha Fatrianta, mengatakan proses pengadaan saat ini masih berada pada tahap persiapan tender.
Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan administrasi dapat segera rampung sehingga pekerjaan konstruksi lanjutan bisa segera dimulai. Dengan begitu, Waterboom Pulau Kumala ditargetkan sudah dapat dibuka untuk masyarakat pada tahun 2027.
“Prosesnya saat ini sedang dalam tahap persiapan tender. Mudah-mudahan dapat segera dilaksanakan sehingga pembangunan tahap akhir bisa segera dikerjakan dan target operasional pada tahun 2027 dapat tercapai,” ujar Awang Agus kepada Korankaltim.com, Kamis (16/7/2026).
Secara keseluruhan, nilai investasi pembangunan Waterboom Pulau Kumala mencapai sekitar Rp24 miliar. Sebagian besar infrastruktur utama bahkan telah selesai dibangun.
Beberapa fasilitas yang sudah tersedia meliputi kolam anak, kolam dewasa, kolam arus, bangunan loket, serta berbagai infrastruktur pendukung yang akan menunjang operasional kawasan wisata air tersebut.
Pembangunan waterboom ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk menghidupkan kembali Pulau Kumala sebagai ikon pariwisata daerah yang sempat menjadi destinasi favorit masyarakat.
Keberadaan wahana rekreasi air tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Ridha Fatrianta menjelaskan, Waterboom Pulau Kumala nantinya akan dilengkapi dengan empat jenis kolam, yakni kolam anak-anak, kolam dewasa, kolam arus, dan kolam ombak.
Seluruh fasilitas dirancang dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung, terutama keluarga dan anak-anak yang menjadi target utama wisatawan.
“Kedalaman kolam secara umum tidak lebih dari satu meter. Hal ini menjadi bagian dari upaya mengutamakan keselamatan, khususnya bagi anak-anak dan keluarga yang menjadi sasaran utama pengunjung,” jelas Ridha.
Meski memiliki kedalaman yang relatif dangkal, seluruh wahana permainan air tetap dirancang sesuai standar keselamatan. Seluncuran dibuat sedemikian rupa agar pengunjung dapat menikmati permainan dengan aman tanpa langsung menyentuh dasar kolam.
Selain menjadi tempat rekreasi keluarga, Waterboom Pulau Kumala diharapkan menjadi magnet baru bagi industri pariwisata Kutai Kartanegara sekaligus memperkuat posisi Pulau Kumala sebagai kawasan wisata terpadu yang mampu menarik wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
“Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi Pulau Kumala sebagai kawasan wisata terpadu yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah,” tutup Ridha.
