BONTANG — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, membawa kabar menggembirakan usai melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada Selasa (31/3).
Dalam keterangannya, Neni menyebut Pemerintah Kota Bontang berhasil memperoleh tambahan kuota pemasangan jaringan gas (jargas) sebanyak 2.000 sambungan untuk tahun 2026. Dengan penambahan tersebut, total sambungan jargas yang akan terealisasi mencapai 12.533 unit.
“Alhamdulillah, ada tambahan 2.000 kuota. Jadi total pemasangan tahun ini menjadi 12.533 sambungan,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Pemkot Bontang, masih terdapat sekitar 4.034 rumah tangga yang belum teraliri jaringan gas, termasuk wilayah Bontang Lestari. Namun, untuk sisa kebutuhan tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM baru akan memberikan kepastian pada tahun 2027.
“Sisa sekitar 2.034 sambungan akan kami upayakan terealisasi pada 2027,” tambahnya.
Saat ini, program jargas di Bontang telah menjangkau 14 kelurahan. Selain itu, proses pemasangan juga tengah berlangsung untuk 10.553 sambungan yang dikerjakan oleh PT Noorel Idea dengan nilai kontrak mencapai Rp196 miliar.
Neni menambahkan, kuota tambahan 2.000 sambungan tersebut nantinya akan didistribusikan ke 14 kelurahan yang sudah masuk dalam program jargas.
