BONTANG – Penataan destinasi wisata Pulau Beras Basah mulai berjalan dalam sepekan terakhir. Pada Rabu (22/4), tim gabungan melakukan penertiban dengan membongkar sejumlah bangunan liar yang masih berdiri di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporapar-Ekraf) Bontang, Eko Mashudi, menyampaikan bahwa langkah penertiban ini telah sesuai dengan kesepakatan bersama. Sebelumnya, para pelaku usaha telah diberikan waktu selama sepekan untuk membongkar lapak yang tidak sesuai aturan.
Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, sejumlah pondok usaha tak kunjung dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Akibatnya, tim gabungan turun tangan melakukan pembongkaran demi menjaga kebersihan dan estetika kawasan wisata.
“Kami sudah menjalankan pemberian surat peringatan dan teguran. Karena tidak dijalankan, terpaksa kami bongkar,” ujar Eko.
Pemerintah Kota Bontang juga telah menyiapkan lokasi khusus bagi pedagang untuk tetap berjualan secara tertib. Seluruh pelaku usaha diwajibkan menempati lapak yang telah disediakan oleh pemerintah.
Selama ini, sebagian pedagang enggan pindah dengan alasan lokasi baru dinilai sempit dan kurang strategis karena sulit dijangkau wisatawan. Meski demikian, pemerintah memastikan ukuran lapak yang disediakan sudah ideal dan layak untuk menunjang aktivitas usaha.
“Kalau semua tertib, pengunjung pasti datang dan tetap berbelanja. Kawasan juga tidak lagi terlihat kumuh,” tambahnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, telah menginstruksikan Disporapar-Ekraf untuk menertibkan pedagang yang masih menggunakan terpal di kawasan Pulau Beras Basah. Langkah ini diambil guna menjaga keasrian destinasi wisata unggulan tersebut.
Penertiban juga menjadi bagian dari evaluasi pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah, menyusul banyaknya laporan terkait kondisi pulau yang dinilai kotor dan kurang tertata.
“Terpal-terpal itu seharusnya tidak boleh. Tidak indah dilihat. OPD harus cepat evaluasi,” tegas Neni.
Dengan penataan yang terus dilakukan, pemerintah berharap Pulau Beras Basah dapat tampil lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.
