Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memberikan tugas khusus kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang yang baru, Andi Hasanuddin Akmal, usai pelantikan pada Senin (5/1/2026).
Neni meminta Andi segera menjalankan program “Mata Bontang”, yakni sistem pemantauan kondisi kota secara real time dan menyeluruh melalui jaringan kamera CCTV yang telah terpasang di berbagai titik.
Ke depan, jumlah kamera tersebut akan terus ditambah sehingga seluruh wilayah Kota Bontang dapat terpantau melalui sistem Mata Bontang.
Program ini bertujuan untuk memantau aktivitas lingkungan masyarakat sekaligus meningkatkan rasa aman bagi warga. Selain itu, sistem pemantauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bontang menuju konsep Smart City.
Pada tahun ini, Pemkot Bontang merencanakan pemasangan sebanyak 66 unit CCTV. Kamera-kamera tersebut akan ditempatkan di lokasi strategis, khususnya di ruang publik dan kawasan rawan.
“Tugas Diskominfo cukup berat. Bontang menuju Smart City, jadi semua tugas harus dijalankan dengan maksimal,” ujar Neni.
Selain untuk pengawasan keamanan, kamera CCTV juga akan dimanfaatkan untuk memantau warga yang membuang sampah sembarangan. Pemerintah berencana menerapkan sanksi sosial bagi pelanggar.
Sanksi tersebut diharapkan dapat menimbulkan efek jera sekaligus menjaga Kota Bontang tetap bersih dan bebas dari sampah.
“Mungkin bukan denda, tetapi harus ada sanksi sosialnya,” pungkas Neni.
