BONTANG – Dua unit lift di Pasar Taman Rawa Indah dilaporkan tidak beroperasi selama hampir satu bulan terakhir. Akibatnya, pedagang dan pengunjung harus naik turun tangga di gedung empat lantai tersebut sambil membawa barang dagangan.
Salah seorang pedagang sayur, Marsunah, mengaku harus mengangkut sendiri barang dagangannya melalui tangga karena lift berhenti berfungsi.
“Sudah lama, hampir sebulan mati. Jadi kami pakai tangga angkut barang jualan. Cukup melelahkan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan pedagang lain, M Talip. Ia mengatakan terpaksa menggunakan kendaraan roda dua atau jasa angkut untuk membawa barang ke lantai atas.
Menurut para pedagang, kerusakan lift sudah dilaporkan ke UPT Pasar sejak setelah Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Namun hingga kini belum ada perbaikan.
Kepala UPT Pasar Diskop-UKMPP Bontang, Nurfaidah, mengakui belum tersedia anggaran pemeliharaan lift meski fasilitas tersebut mulai digunakan sejak 2024 lalu.
“Kami sudah laporkan masalah ini ke dinas. Semoga ada tindak lanjutnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Bontang, Eko Arisandi, memastikan pihaknya akan memprioritaskan perbaikan lift tersebut.
Ia menyebut teknisi telah didatangkan untuk memeriksa penyebab kerusakan dan saat ini dinas masih menunggu alokasi anggaran perbaikan.
“Kami prioritas untuk perbaiki. Ini lagi menunggu alokasi anggaran,” singkatnya.
Diketahui, proyek pembangunan fasilitas lift Pasar Taman Rawa Indah menelan anggaran sekitar Rp3,7 miliar dan dikerjakan oleh PT Khalifah Borneo Mandiri sejak Juni 2023.
