BONTANG – SDN 009 Bontang Utara membuat terobosan unik dengan memanfaatkan saluran drainase sekolah sebagai kolam budidaya ikan nila. Selain mempercantik lingkungan sekolah, langkah ini juga membantu mencegah berkembangnya nyamuk di sekitar saluran air.
Program tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan yang melibatkan siswa secara langsung dalam perawatan ikan setiap hari bersama guru pendamping.
Kepala SDN 009 Bontang Utara, Yuliati mengatakan awalnya sekolah hanya menebar sekitar 100 bibit ikan nila. Namun, ikan berkembang biak secara alami hingga kini jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 200 ekor.
“Karena ikan berkembang lagi, reproduksinya lumayan. Jadi sekarang jumlahnya sudah tidak terhitung pasti lagi,” ujarnya.
Menurut Yuliati, kondisi drainase yang bersih dan terawat mendukung pertumbuhan ikan air tawar tersebut. Selain itu, siswa juga semakin antusias mengikuti kegiatan perawatan kolam ikan.
Setiap hari siswa bersama guru membersihkan drainase, memberi pakan, hingga memantau pertumbuhan ikan melalui kelompok kerja kolam ikan yang dibentuk sekolah.
Untuk sementara, sekolah belum melakukan panen karena ikan masih dalam tahap pembesaran benih. Biasanya panen dilakukan setiap enam bulan sekali dan hasilnya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal sekolah.
