BONTANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, menyoroti kondisi Jalan Nusantara RT 1, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, yang hingga kini belum diaspal meski menjadi akses utama bagi warga.
Saat melakukan peninjauan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, Senin (6/7/2026), Sahib melihat langsung kondisi jalan yang masih berupa tanjakan berbatu dan bergelombang sehingga menyulitkan pengendara, terutama pengendara roda dua.
“Saya lihat tadi ibu-ibu naik motor cukup kesulitan. Mari kita pikirkan bersama solusinya dengan OPD teknis,” ujarnya.
Politikus yang akrab disapa Ibe itu menilai Jalan Nusantara seharusnya menjadi prioritas pembangunan karena digunakan setiap hari oleh warga yang bermukim di kawasan tersebut.
Ia bahkan membandingkan dengan ruas jalan lain yang sudah beraspal sepanjang lebih dari satu kilometer, namun belum banyak dimanfaatkan karena minim permukiman.
“Di sana ada jalan beraspal lebih dari satu kilometer, tetapi tidak ada warga yang tinggal,” katanya.
Meski memahami kondisi keuangan daerah yang sedang terbatas, Sahib meminta pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia mengusulkan agar penanganan Jalan Nusantara dapat dipertimbangkan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Kemarin kami membahas dana BTT. Mudah-mudahan penanganan jalan ini bisa dipertimbangkan melalui skema tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Kanaan, Hermin Della, berharap kunjungan DPRD bersama OPD teknis dapat menghasilkan solusi nyata terhadap persoalan yang selama ini dikeluhkan warga.
Menurutnya, perbaikan Jalan Nusantara menjadi kebutuhan mendesak karena masih ada sejumlah kepala keluarga yang menggantungkan aktivitas sehari-hari melalui akses tersebut.
“Untuk kepentingan masyarakat, jalan ini memang perlu segera dibenahi karena masih ada beberapa kepala keluarga yang tinggal di sini,” tuturnya. (*)
