BONTANG – Nyaris 500 wisatawan berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) memadati Pantai Pulau Beras Basah, pada Minggu (7/6/2026).
Mengantisipasi potensi risiko selama aktivitas wisata berlangsung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang menerjunkan lima personel melaksanakan pemantauan dan pengawasan sejak pagi hingga sore hari.
Berdasarkan data BPBD Bontang, jumlah pengunjung yang tercatat mencapai 488 orang. Diantaranya, 255 wisatawan berasal dari lokal Bontang, 202 orang dari Samarinda, 27 orang dari Balikpapan, dan empat orang dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Lofistik, Ismail menyampaikan, pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi keadaan darurat yang dapat terjadi di kawasan wisata laut, terutama saat kunjungan meningkat pada akhir pekan.
“Personel kami bertugas melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung di pelabuhan maupun dermaga Pulau Beras Basah,” ujarnya.
Dia bilang, memantau aktivitas wisatawan, petugas BPBD juga melakukan koordinasi dengan unsur terkait yang terlibat dalam operasional wisata laut.
Hasil pemantauan kemudian disusun dalam laporan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan pengawasan di lapangan.
“Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kegiatan wisata berjalan aman dan tertib,” tambahnya.
Menurutnya, kehadiran petugas di kawasan wisata menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana dan kecelakaan yang berpotensi terjadi di wilayah perairan. Langkah tersebut juga bertujuan memastikan wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman.
Terlebih, Pantai Beras Basah salah satu destinasi wisata unggulan Kota Bontang yang acap kali dipadati pengunjung saat akhir pekan maupun musim liburan.
“Pemantauan rutin dilakukan tiap akhir pekan untuk mendukung keselamatan aktivitas wisata laut,” tutup Ismail.
