BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, mengimbau masyarakat pesisir waspada potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi dua hari ke depan hingga kamis (6/7/26) besok.
Imbauan disampaikan, menyusul informasi resmi dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) yang menyebut fenomena Super Now Moon pada 14 Juli 2026, berpotensi meningkat ketinggian pasang air laut maksimum. Kondisi itu, memicu banjor rob di sejumlah wilayah pesisir Kalimantan Timur (Kaltim), termasuk Kota Bontang.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail menuturkan, prediksi rob terjadi hingga dua hari ke depan.
“Kami imbau warga pesisir tetap waspada, karena potensi rob diperkirakan berlangsung hingga besok,” ujarnya.
Kata dia, beberapa aktivitas berpotensi terdampak akibat kenaikan air laut. Mulai dari kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan, operasional tambak garam dan perikanan darat, hingga aktivitas masyarakat di kawasan permukiman pesisir.
“Diharapkan warga menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut dan selalu memantau perkembangan informasi cuaca,” tambahnya.
Diakhir, Ismail meminta para orang tua memperhatikan kondisi lingkungan saat mengantar anak ke sekolah pada tahun ajaran baru.
“Bagi orang tua menyesuaikan keadaan untuk mengantar anaknya ke sekolah,” pungkasnya.
