BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang (Disdikbud) memastikan sebanyak sembilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kota Bontang akan direhabilitasi pada 2026. Program ini difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana, dengan prioritas utama perbaikan fasilitas sanitasi.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi Bakhtiar mengungkapkan bahwa seluruh SMP negeri yang tersebar di tiga kecamatan masuk dalam program rehabilitasi tahun ini.
“Untuk rehab, hampir semua SMP tersentuh. Arahan utama memang pada perbaikan WC, karena itu jadi prioritas,” ujarnya.
Adapun delapan sekolah yang mendapatkan rehabilitasi sarana dan prasarana secara umum meliputi SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 8, dan SMPN 9. Sementara itu, SMPN 3 difokuskan pada pemasangan paving block guna meningkatkan akses dan kenyamanan lingkungan sekolah.
Selain perbaikan fasilitas dasar, Disdikbud juga melakukan pengembangan lingkungan sekolah. Salah satunya, SMPN 9 akan mendapatkan tambahan pembangunan taman untuk menunjang kenyamanan siswa dalam proses belajar.
Program rehabilitasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan belajar yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Melalui program ini, Disdikbud Bontang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas sekolah yang memadai dan ramah bagi seluruh siswa.
