BONTANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang terus memperluas strategi promosi untuk menarik minat investor masuk ke daerah. Upaya ini dilakukan melalui berbagai kanal, baik pada kegiatan berskala provinsi maupun nasional yang berkaitan dengan industri.
Kepala DPM-PTSP Bontang, Aspiannur, mengatakan bahwa setiap momentum pertemuan industri dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperkenalkan potensi Bontang sebagai kota yang ramah investasi.
Selain promosi langsung di berbagai agenda resmi, DPM-PTSP juga memasang materi kampanye investasi di sejumlah fasilitas publik, seperti bandara, serta billboard di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur.
“Kami menggunakan berbagai cara untuk menggaet investor. Tujuannya menjaga Bontang tetap menjadi ikon sebagai Kota Industri,” ujar Aspiannur.
Saat ini, Bontang memiliki sekitar 1.100 hektare lahan baru untuk peruntukan industri di Kelurahan Bontang Lestari. Sejumlah calon investor mulai menunjukkan ketertarikan, mulai dari sektor pengolahan sampah, pergudangan pangan, hingga industri hilirisasi.
“Kami menangkap semua potensi yang ada, namun tetap mengedepankan regulasi,” tegasnya.
