BONTANG – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi, mengusulkan pengabadian nama dua tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan Kota Bontang untuk dijadikan nama jalan.
Kedua tokoh tersebut adalah Andi Muhammad Nasir Makarakka, pendiri Yayasan Kesejahteraan Pendidikan (YKP) Monamas, serta Wahdiat Al Ghazali, pencipta Mars Kota Bontang yang hingga kini masih digunakan dalam berbagai kegiatan resmi pemerintah daerah.
Menurut Winardi, pengusulan nama jalan merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan atas jasa serta dedikasi tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, Andi Muhammad Nasir Makarakka memiliki peran penting dalam perkembangan dunia pendidikan di Kota Bontang. Melalui gagasannya, SMP YKP Monamas berdiri pada 1977 dan menjadi salah satu pionir pendidikan tingkat menengah pertama di kota tersebut.
“Harus menjadi nama jalan, baik di kawasan pariwisata, Bontang Kuala, atau lokasi lain yang dianggap tepat,” ujar Winardi.
Lebih lanjut, ia menilai sosok Nasir Makarakka yang merupakan putra asli Bontang Kuala layak mendapatkan penghormatan atas jasa-jasanya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Selain itu, Winardi juga mengusulkan nama Wahdiat Al Ghazali untuk diabadikan sebagai nama jalan. Menurutnya, karya Wahdiat berupa Mars Kota Bontang telah menjadi bagian dari identitas daerah dan terus digunakan dalam berbagai agenda pemerintahan hingga saat ini.
Ia menegaskan bahwa pengabadian nama tokoh melalui penamaan jalan bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga upaya menjaga dan memperkenalkan sejarah Kota Bontang kepada generasi mendatang.
Dengan cara tersebut, masyarakat dapat terus mengenang dan memahami kontribusi para tokoh yang telah berperan dalam pembangunan pendidikan, seni, dan penguatan identitas daerah.
“Khusus untuk orang-orang yang sudah punya karya untuk kota ini, yang sampai hari ini masih kita gunakan dan nyanyikan dalam rapat paripurna,” tutupnya. (as)
