BONTANG – Peristiwa banjir di Kelurahan Api-Api, Bontang Utara dicatut untuk meminta sumbangan di Kota Samarinda. Aksi ini memantik reaksi keras dari Lurah Api-Api Hadha Sulistyo.
Hadha menegaskan tak ada instruksi atau persetujuan untuk menggalang donasi. Maka dari itu dia memastikan aksi tersebut dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab.
Dia mengatakan mendapat laporan terjadi penggalangan dana di salah satu simpang traffic light Sungai Kapih yang memampang foto permintaan sumbangan untuk korban banjir di Api-Api.
“Saya lurah Api-Api dan atas nama pribadi tidak pernah meminta atau menyuruh siapapun untuk meminta mengatasnamakan korban banjir,” ucap Hadha.
Namun Ia mengakui bahwa pihak kelurahan pernah meminta donasi untuk korban banjir, namun proposal tersebut hanya diperuntukkan kepada perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang.
“Kami paling meminta bantuan ke CSR perusahaan untuk pasokan makanan,” sambungnya.
Sebelumnya diberitakan,Sebanyak 2.671 jiwa di Kelurahan Api-Api terdampak banjir pada Sabtu (14/2/2026) sejak pagi hari.
Lurah Api-Api Hadha Sulistyo mengatakan, total ada 19 RT terdampak dan yang paling parah di RT 29 total 650 orang terdampak banjir.
