Mengatur Keuangan Dengan Bijak; Strategi Untuk Sandwich Generation Dan Anak Tunggal!

Website
10 Min Read

Sandwich generation adalah mereka yang harus memenuhi atau menanggung keuangan keluarga mereka, seperti orang tua, saudara, dan diri sendiri. Apalagi terkadang mereka sudah memiliki pasangan atau sudah berkeluarga, mereka tetap menjadi sandwich generation.

Di mana pada saat bersamaan mereka memiliki tanggung jawab terhadap anak karena sudah menikah atau memiliki keluarga kecil, namun, mereka tetap harus menanggung keuangan saudara atau orang tua mereka.

Tips atau strategi yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan sebagai sandwich generation :

1. Tidak Membandingkan Diri Kamu Dengan Orang Lain.

Kunci pertama saat menjadi sandwich generation adalah tidak membandingkan kehidupan kamu dengan orang lain. Terutama yang tidak termasuk dalam sandwich generation. Karena akan terasa sangat berat dan selalu ada pertanyaan dalam pikiran mereka, mengapa mereka bisa memiliki rumah? Mengapa mereka bisa ya mengganti-ganti mobil? Mengapa aku tidak bisa?

Ketika terus menerus membandingkan diri dengan keadaan orang lain, itu pasti tidak akan ada habisnya. Kamu yang awalnya merasa baik-baik saja dalam mengatur keuangan, pada akhirnya menjadi terbebani karena melihat kehidupan orang lain yang kamu bandingkan.

2. Jadikan ini Sebagai Tanggung Jawabmu, Bukan Bebanmu.

Mindset pilihan, bukan beban, itu akan sangat berbeda. Kamu akan merasa, oh iya aku bertanggung jawab sekali atas keluargaku, mereka bukan membebani ku .

Saat sudah memiliki mindset ini mereka akan berpikir jika dia memilih pilihan seperti orang lain untuk tidak menjadi sandwich generation, maka gimana dengan keluarganya? Dengan tanggungan keuangannya? Saat itu juga, mereka terkadang lebih memilih untuk tetap menjadi sandwich generation karena mereka tetap menganggap keluarganya bukanlah beban.

3. Jangan Merasa Ini Semua Tanggung Jawab Kamu/Membagi Biaya.

Apalagi untuk anak pertama, perempuan. Terkadang mereka tidak pernah dipaksa orang tuanya untuk mengalah atau mengurus adik-adiknya. Namun, terkadang saat mereka dewasa mereka selalu mengatakan “Yaudahlah, aku saja. ”

Dan ternyata, tidak harus seperti itu, loh, bisa kok untuk membagi beban atau biaya itu sama adik-adik kamu atau saudara kamu. Terkadang, kita yang berpikir, ini beban kita sendiri, ini tanggung jawab kita sendiri. Ternyata tidak, loh.

Baca Juga:  Siap-Siap Lowongan Besar-Besaran untuk Pembangunan Pabrik Soda Ash di Pupuk Kaltim

Semua hal itu bukan tanggung jawab kamu.

Jadi, untuk yang usianya produktif , harus bisa berkontribusi sama orang tua. Meskipun sesederhana adiknya baru kerja atau baru lulus, nah, boleh banget, misalnya, membagi beban.

Adiknya hanya bisa bayar listrik atau beli sembako di rumah, oh yaudah, sisanya urusan rumah, renovasi atau, orang tua atau keluarganya mau liburan, segala macam diambil atau ditanggung sama kakaknya. Nah, kan ini berbagi peran kan? ini yang penting.

Kan biasanya nih, anak pertama selalu menyuruh, misalnya, adiknya untuk fokus kuliah saja, padahal anak kuliahan ini potensial banget, misalnya, untuk jadi Asisten Dosen atau mencari beasiswa. Jadi, akhirnya si adik ini tidak ada urgensinya untuk menghasilkan uang karena sama kakaknya udah di-cover.

Jadi untuk kamu yang jadi sandwich generation, boleh sekali membagi bebanmu dengan saudara-saudaramu agar terasa lebih ringan. Apalagi jika kamu sudah menikah dan punya keluarga kecil.

4. Mencari Sumber Pendapatan Tambahan.

Saat mengatur Keuangan keluarga, terkadang merasa kurang dalam hal biaya atau Keuangan. Apalagi untuk yang sandwich generation, uang gajian yang tetap sama, tetapi terkadang pengeluaran atau beban Keuangan semakin meningkat.

Ini yang terkadang membuat tidak sedikit dari mereka mencoba mencari pendapatan tambahan di luar pekerjaan full time. Ini akan sangat berguna untuk menambah pemasukan Keuangan keluarga mereka.

5. Mengoptimalkan Pengeluaran.

Kurangi lah pengeluaran yang tidak perlu, kamu harus bisa memilih mana yang wajib kamu beli dan mana yang seharusnya tidak kamu beli dahulu.

Belajarlah untuk mengedepankan kepentingan yang penting. Setelah itu, saat kamu punya uang lebih, kamu boleh sekali membeli sesuatu yang kamu inginkan.

Nah, itu strategi Keuangan untuk sandwich generation. Lalu, bagaimana untuk anak tunggal?

Ini berarti kan tidak bisa secara langsung membagi tugas rumah, ya?

Namun, hampir sama kok antara mengatur Keuangan sandwich generation dengan anak tunggal.

yang terpenting untuk strategi ini adalah komunikasikan dengan orang tua.

Biasanya, kalau anak-anak nya masih kecil, orang tuanya masih dalam usia produktif. Nah, bagi orang tuanya yang masih bekerja, perlu banget ditanyakan apakah mereka punya persiapan pensiunan atau tidak. Itu sangat penting. Kenapa?

Baca Juga:  Beragam Kegiatan Edukatif Bakal Warnai HUT ke-23 RSUD Bontang

Karena bisa jadi bukan sandwich generation, tapi belum saja menjadi sandwich generation. Ketika orang tuanya sudah tidak bekerja, biasanya kita harus membiayai orang tua juga. Nah, yang pertama adalah komunikasi dengan orang tua. Itu sangat penting.

Perlu juga menanyakan atau komunikasikan, termasuk ke dalam budget apa saja yang sebenarnya dibutuhkan oleh orang tua. Nah, kadang-kadang kita tidak mau bertanya, dan selalu mengatakan “Entar juga kalau butuh pasti minta.”

Ternyata kadang butuhnya banyak banget, dan mintanya tuh sering banget. Yang membuat kita pusing dalam mengatur anggaran, sementara konsep financial planning adalah memiliki anggaran, termasuk untuk orang tua. Namun, dalam budaya kita nih apa yang diminta oleh orang tua wajib untuk diberikan segera .

Iya jika kamu memiliki uangnya, tetapi jika uangnya masih terbatas, memberikan kepada orang tua juga harus diperhatikan batasnya.

Kita tidak bisa memaksakan memberikan yang yang tidak kita miliki, nanti, ujung-ujungnya kita meminjam pinjol atau berhutang sana sini, itu juga akan menjadi ribet, bukan?

Oleh karena itu, setiap bulan kamu harus tahu dengan jelas apa saja yang dibutuhkan oleh orang tua. Oh, ternyata untuk rumah sekian, untuk sembako sekian, dan untuk membayar listrik berapa anggarannya.

Apakah Kamu mampu mengatur Keuangan keluarga atau memenuhi kebutuhan itu? Jika tidak mampu, tandanya kamu harus menambah penghasilan, seperti strategi sandwich generation itu. Hampir sama saja.

Dan itu adalah risiko yang biasanya tidak disadari oleh orang bahwa membiayai orang tua itu menambah tanggungan. Tandanya juga butuh penghasilan yang lebih banyak. Tidak bisa juga, misalnya penghasilannya sama, namun tanggungannya banyak, itu tuh tidak masuk akal.

Jadi, semakin banyak tanggungan, semakin banyak penghasilannya. Jadi tidak usah terbebani sama perkataan “Aku kan capek.” “Aku kan kerja , aku harus ada me time ku. ” Atau segala macem.

Jadi, namanya waktu tuh dituker nya sama uang.  Ketika orang biasanya bilang uang itu bukan segalanya. Tapi ketika kamu punya waktu, maka itu bisa jadi uang .

Seperti kita sering lihat di CFD, ada orang menjadi fotografer, mungkin di week days nya dia kerja full time, loh, di weekend dia jadi fotografer. Atau misalnya saat week days ,cewek-cewek kerja full time, tetapi di weekend dia jadi make-up artis.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Beri Hadiah Beasiswa UKT Gratis dan Stimulan, Jadi Kado Perayaan Hut Kota

Banyak banget potensi-potensi penghasilan yang sebenarnya bisa kamu explore, selama kamu mau.

Jadi, bukan bisa atau tidak bisa. Sebenarnya bisa, tapi apakah kamu mau melakukan itu?

Terkadang kita belum memulai, namun sudah menutup diri terlebih dahulu. Kuncinya selalu dua, yaitu selalu open minded dan selalu memiliki growth mindset . Open minded terhadap segala bentuk penghasilan baru. Ada yang sedang ramai saat ini? Misalnya, menjadi affiliate atau menjadi content creator. Boleh banget dicoba Dulu.

Selanjutnya, kamu juga perlu memiliki growth mindset, yaitu bagaimana cara kita evaluasi agar ini bisa menghasilkan lebih banyak uang. Terutama jika tanggungannya banyak. Kita mungkin berbeda dengan orang lain yang tidak memiliki tanggungan.

Mindset yang harus diubah dari “inilah tanggungan aku” menjadi “inilah kesempatan aku untuk memberikan hidup yang baik untuk orang tua dan berbakti kepada mereka.”

Itu bisa diterapkan untuk anak dari sandwich generation atau anak tunggal sekalipun. Mental growth mindset ini sangat penting untuk diterapkan agar kita bisa mengatur Keuangan keluarga dengan baik.

Jangan pernah membandingkan chapter 10 kamu dengan chapter 20 orang lain.

Comparison is the thief of joy. Yang artinya, perbandingan adalah pencuri kebahagiaan. Kata-kata ini menggambarkan bahwa membandingkan diri kamu sendiri dapat merusak kebahagiaan mu. Jangan lupa juga untuk sandwich generation atau anak tunggal atau untuk siapa pun itu, untuk mengatur Keuangan keluarga; tetap harus menabung.

Supaya kamu bisa merasakan kebebasan finansial di masa depan. Itu adalah harapan semua orang, terutama bagi mereka yang merasa beban mengatur keuangan begitu berat. Jangan hanya kamu ingin self reward, itu membuat kamu menghabiskan sebagian gaji kamu.

Jangan sampai kamu kebablasan membeli banyak hal, dan saat keluarga, atau kamu sendiri butuh untuk kepentingan yang sangat penting, kamu tidak punya biaya. Jadi, menabung memang sangat penting. Selain untuk mengatasi stress saat mengatur keuangan keluarga, juga dapat menghadapai tantangan dengan lebih percaya diri.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 888000071

article 888000072

article 888000073

article 888000074

article 888000075

article 888000076

article 888000077

article 888000078

article 888000079

article 888000080

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

article 868100061

article 868100062

article 868100063

article 868100064

article 868100065

article 868100066

article 868100067

article 868100068

article 868100069

article 868100070

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

cuaca 898100056

cuaca 898100057

cuaca 898100058

cuaca 898100059

cuaca 898100060

cuaca 898100061

cuaca 898100062

cuaca 898100063

cuaca 898100064

cuaca 898100065

cuaca 898100066

cuaca 898100067

cuaca 898100068

cuaca 898100069

cuaca 898100070

cuaca 898100071

cuaca 898100072

cuaca 898100073

cuaca 898100074

cuaca 898100075

cuaca 898100076

cuaca 898100077

cuaca 898100078

cuaca 898100079

cuaca 898100080

cuaca 898100081

cuaca 898100082

cuaca 898100083

cuaca 898100084

cuaca 898100085

cuaca 898100086

cuaca 898100087

cuaca 898100088

cuaca 898100089

cuaca 898100090

cuaca 898100091

cuaca 898100092

cuaca 898100093

cuaca 898100094

cuaca 898100095

cuaca 898100096

cuaca 898100097

cuaca 898100098

cuaca 898100099

cuaca 898100100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 710000072

article 710000073

article 710000074

article 710000075

article 710000076

article 710000077

article 710000078

article 710000079

article 710000080

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

article 999990021

article 999990022

article 999990023

article 999990024

article 999990025

article 999990026

article 999990027

article 999990028

article 999990029

article 999990030

article 999990031

article 999990032

article 999990033

article 999990034

article 999990035

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

cuaca 638000001

cuaca 638000002

cuaca 638000003

cuaca 638000004

cuaca 638000005

cuaca 638000006

cuaca 638000007

cuaca 638000008

cuaca 638000009

cuaca 638000010

cuaca 638000011

cuaca 638000012

cuaca 638000013

cuaca 638000014

cuaca 638000015

cuaca 638000016

cuaca 638000017

cuaca 638000018

cuaca 638000019

cuaca 638000020

news-1701